DEMOCRAZY.ID – Deretan motor trail yang viral terparkir di lahan kosong di Bekasi, Jawa Barat, ternyata berkaitan dengan proses pengadaan kendaraan untuk Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Kendaraan tersebut disebut milik mitra pengadaan dan disiapkan untuk mendukung operasional Batalyon Teritorial Pembangunan (Batalyon TP) di wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua.
Klarifikasi itu disampaikan Kepala Penerangan Kodam Jaya (Kapendam Jaya) Letkol Arh Noor Iskak, untuk meluruskan pemberitaan mengenai motor trail yang menjadi sorotan di media sosial.
Menurut Noor, kendaraan tersebut masih berada di Bekasi karena proses pengadaan dan penyiapan belum selesai.
Motor-motor itu nantinya akan didistribusikan kepada satuan penerima sesuai peruntukannya.
“Keberadaan motor trail di wilayah Bekasi berkaitan dengan tahapan pengadaan kendaraan untuk mendukung kebutuhan operasional satuan TNI di wilayah Indonesia Timur,” ujarnya kepada wartawan dikutip Jumat (23/10/26).
Noor meminta masyarakat memahami konteks keberadaan kendaraan tersebut secara utuh agar tidak muncul persepsi keliru.
Ia juga mengimbau media dan masyarakat memastikan informasi melalui verifikasi dan konfirmasi sebelum menyampaikannya kepada publik.
Menurutnya, ketepatan konteks dan kelengkapan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemberitaan media.
Pihaknya berharap klarifikasi tersebut dapat menjadi bahan ralat dan penyempurnaan pemberitaan sebelumnya.
Ia juga menghargai peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
View this post on Instagram
Baca Juga
Sebelumnya, deretan motor trail yang berada di lahan kosong di Bekasi viral di media sosial.
Kendaraan tersebut dinarasikan sebagai motor listrik barang bukti korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disita Kejagung dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Video yang beredar melalui akun X @jenostalker memperlihatkan sejumlah motor listrik model trail terparkir di lahan kosong yang menyerupai tempat pembuangan sampah.
“Masih ingat ini? motor trail listrik buat MBG tapi ada di pembuangan sampah,” tulis keterangan dalam akun tersebut.
Kejaksaan Agung (Kejagung) kemudian memastikan motor listrik dalam video tersebut bukan barang bukti kasus dugaan korupsi pengadaan motor listrik BGN yang sedang ditangani.
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan hal itu saat dikonfirmasi pada Selasa (20/10/26).
“Kami pastikan itu bukan BB terkait BGN,” kata Anang.