Soroti Hasil Survei CELIOS dan SMRC, Said Didu Sindir Gibran: Wapres Tak Ada Hasil Kerjanya!

Signature: YRT42DiqWs21h2ZQ5xMTgwORwrniSjqc9n1IiQkVJptVJX6y0G/y0HfDapri1WsqnT10EUZF82dsGmBji7vufjMPCw3wzLy8Z+8taF1P+k/9F7VPA0QZ89OOUdaFbk7pDrefIB2JdPhDY1/3QAEz1VDV1tDbV6DDzyaGXxiLgGDvTlXReMBMhXXebvXzo7+gB7n4Jlki2J5PQA2ga7tG/MELS6BSn6ytonHPpThoagiOwKumfaw5nOScqFvPzvbny3cnv/mdx7mwYoNdJO2DgE+ooq9om4iL3gqrYBUchaTRKZ65xk/+Qmc9iLTrjktTAQCqnw5qCF8dR21RjNQgTwTSgqHTdyfhhHt8YMbvxk36KsmR0SFghpChxt3N3bwzePWpNnW4x5yRq8MV5QI3lBVYU/mug8OpWQvQntTtcDVgdEXM1PjYTHZrJGjs9DLjKocfRSD63cXWboPKWBfTdtic6hZC7uooieVcpFtpCOrUPoPfT9awDEwhdD6egy9HeO4pkIIl4BnhV0Cw/3jZo8T2VJ6gBgPO7Ed8A0hGQsF8AYK0of3uz7byHJAWfdpvmfIn/xYA1EO0/4anVEgGcHexyrkk/aYVQsuQrA2vLX/iBOsQijrnAcAVBurpR+/8qcekryn3YhHdnkc6s7a+c6c91//iESsp4JAIwBQ1ZS6FoBjEm2HNWui6UcF8RmfJ/RF27zLDqP6XwZnn1ZyHL/6wV0qfzWSOrMspKLB+B0Oky8af1Pii9gHIvY+gSXcfuKdFwN+Cb7MLr0tpxkEpxW+/yVdHKy2SKQyEn3vWxsON3AGUvzlVuFXHOa9i3Tim0qBb6IqMqDQIddwzfbEfB9g+XRMU1q0endwibr6Af7GjyEh3tnoIgHGoq/ad2IMiUdBKrYTdEJ3etnKMxE27Wv7nENgkxka4+/uysa+xSfKfeQgE/PSQ+82HoxI4O+S+UdSRv2hE91UTTE5aFpOeuMAPnz6ccb8u6kPjhl6Ap2U=

DEMOCRAZY.ID – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, menyindir kinerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di tengah sorotan terhadap perannya dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Said Didu menyinggung hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan penilaian terhadap kinerja Gibran berada di bawah Prabowo, meski selisih skornya bervariasi.

Menurut Said Didu, kinerja Gibran tidak sebanding dengan penilaian yang diberikan dalam survei tersebut.

Sindiran itu disampaikan saat mengomentari pemberitaan mengenai Gibran yang disebut semakin jarang hadir di pusat pengambilan keputusan, sementara Prabowo lebih banyak mengambil peran dalam menjalankan pemerintahan.

“Tapi menurut tukang survei CELIOS dan SMRC, kinerja Wapres hanya sedikit di bawah kinerja Presiden. Padahal Wapres tidak ada kerjanya,” tulis Said Didu melalui akun X miliknya, dikutip Selasa (20/10/2026).

Survei CELIOS: Nilai Gibran Unggul dari Prabowo di Kalangan Masyarakat Umum

Berdasarkan data survei CELIOS, penilaian terhadap kinerja Prabowo dan Gibran menunjukkan perbedaan antara kelompok masyarakat umum dan kalangan ahli.

Di kalangan masyarakat umum, Gibran memperoleh skor 4,9 dari 10.

Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan Prabowo yang meraih skor 4,6 dari 10.

Namun, hasil berbeda terlihat dalam penilaian kalangan ahli.

Prabowo memperoleh skor 2,8 dari 10, sedangkan Gibran mendapatkan skor 2,2 dari 10.

Dengan demikian, Gibran unggul tipis atas Prabowo dalam penilaian masyarakat umum.

Sebaliknya, di kalangan ahli, skor kinerja Gibran lebih rendah dibandingkan Presiden.

Survei tersebut melibatkan 1.142 responden dari kalangan masyarakat umum dan 129 responden ahli.

Perbedaan hasil ini menunjukkan adanya kesenjangan persepsi antara masyarakat umum dan kalangan ahli dalam menilai kinerja Prabowo dan Gibran.

Survei SMRC: Skor Kepemimpinan Gibran di Bawah Prabowo

Selain CELIOS, SMRC juga merilis studi mengenai kualitas kepemimpinan nasional yang mengukur penilaian terhadap sejumlah tokoh politik di kalangan pemimpin opini.

Dalam studi bertajuk Kepemimpinan Nasional Demokratik-Transformatif: Survei Opinion Leaders yang dirilis pada Oktober 2026, Prabowo memperoleh skor kualitas kepemimpinan 5,1 dari 10.

Sementara itu, Gibran meraih skor 4,4 dari 10.

Skor Gibran terpaut 0,7 poin di bawah Prabowo.

Dalam studi yang sama, Mahfud MD memperoleh skor rata-rata 7,6 dari 10, disusul Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan skor 7,0.

Studi tersebut melibatkan 200 pemimpin opini, yang terdiri atas 166 akademisi atau ilmuwan dan 34 jurnalis.

Penelitian dilakukan pada September 2026 dengan menggunakan metode pemilihan responden snowballing.

Penilaian juga mencakup sejumlah indikator kepemimpinan, termasuk kapabilitas, empati, dan kemampuan memimpin.

Pada aspek kapabilitas, Prabowo memperoleh skor 5,1, sedangkan Gibran meraih 3,7.

Dalam aspek empati, Prabowo mendapatkan nilai 4,9 dan Gibran 4,2.

Sementara itu, pada indikator kemampuan memimpin, Prabowo memperoleh skor 5,5, sedangkan Gibran meraih 4,3.

Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa dalam penilaian para pemimpin opini, skor kualitas kepemimpinan Gibran berada di bawah Prabowo pada sejumlah indikator yang diukur.

Artikel terkait lainnya