DEMOCRAZY.ID – Sebuah papan teguran di salah satu lokasi wisata Jepang viral.
Papan itu ditujukan khusus buat wisatawan Indonesia.Foto itu diunggah dalam sebuah video viral di Instagram.
Unggahan video papan tersebut dibagikan melalui akun Instagram Adriansyahyasin.
Melalui unggahannya, pemilik akun mengatakan papan tersebut ditemukan jauh di area Murodo Station.
“Informasi untuk pengunjung/campers Indonesia! Sign ini kami temukan jauh di Murodo Station, di Tateyama Kurobe Alpine Route yang terkenal di Jepang,” tulis pemilik akun.
Papan tersebut berisi sejumlah imbauan mengenai etika berkemah di kawasan pegunungan.
Salah satu bagian bahkan menegaskan bahwa kegiatan berkemah di gunung tidak sama dengan berkemah di pantai.
Pengunjung diminta tidak meninggalkan makanan, memisahkan sampah, memasak dengan cepat, serta menggunakan peralatan makan yang dapat digunakan kembali.
Ada pula aturan mengenai waktu istirahat.
Papan tersebut mengimbau camper–sebutan untuk orang yang berkemah–untuk sudah tidur pada pukul 21.00 dan menjaga percakapan tetap tenang.
Pengunjung juga diingatkan agar memiliki perlengkapan yang memadai untuk kondisi pegunungan, termasuk peta, lampu kepala, jas hujan dan perlengkapan untuk cuaca dingin.
Sementara itu, bagian yang diberi tanda silang mencantumkan beberapa perilaku yang disebut menjadi masalah.
Di antaranya meninggalkan banyak sisa makanan, menggunakan peralatan makan sekali pakai, melakukan barbeku lebih dari dua jam, serta mencampur sampah dengan sisa makanan.
Papan itu juga menyinggung aktivitas menari dan bernyanyi hingga lewat tengah malam serta membuang sampah di jalur pegunungan.
“Yuk, sebagai orang Indonesia yang dapat kesempatan bisa jauh ke luar negeri untuk selalu menjaga adab dan patuhi aturan yang ada,” kata dia.
Papan tersebut menyebut jumlah camper Indonesia di kawasan itu meningkat tajam sejak 2024.
Namun, pernyataan tersebut belum dapat dipastikan sebagai data resmi mengenai jumlah camper Indonesia di Tateyama.
Secara umum, data Japan National Tourism Organization (JNTO) menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang pada tahun 2024.
JNTO mencatat terdapat 517.600 kunjungan wisatawan Indonesia, naik 20,5 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 429.382 kunjungan.
Persoalan sisa makanan yang disebut dalam papan tersebut juga berkaitan dengan keberadaan beruang di kawasan Tateyama.
Pemerintah Tateyama Town pada Juni 2026 mengingatkan wisatawan bahwa penampakan beruang cukup sering terjadi di wilayah tersebut.
Wisatawan diminta membawa pulang sampah yang dapat menjadi sumber makanan bagi beruang dan meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kawasan tersebut.
Peringatan mengenai beruang bukan sekadar imbauan biasa.
Pada Mei 2026, Tateyama Town juga melaporkan adanya insiden wisatawan terluka akibat beruang di jalur menuju Air Terjun Shomyo.
Pemerintah setempat kemudian memperkuat langkah pencegahan di kawasan wisata tersebut.