DEMOCRAZY.ID – Video pengakuan seorang mahasiswa yang menyebut hanya mengikuti empat kali pertemuan dalam satu semester bersama dosen Feri Amsari viral di media sosial.
Dalam video tersebut, mahasiswa itu mengungkapkan bahwa Feri hanya hadir sekitar empat kali dalam satu semester.
Meski demikian, perkuliahan tetap berjalan dengan adanya dosen pengganti atau tim pengajar.
โBapaknya mungkin dalam satu semester itu bisa masuknya empat kali dan walaupun bapak nggak masuk tuh pasti ada dosen pengganti, seperti tim teaching dari bapaknya sendiri,โ ungkap mahasiswa tersebut dalam video yang beredar.
Pernyataan itu kemudian mendapat respons dari Feri Amsari melalui unggahannya di Threads.
Feri membantah adanya persoalan dalam sistem perkuliahan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dirinya memang hanya mengajar empat kali dalam satu semester.
Sementara itu, perkuliahan secara keseluruhan berlangsung sebanyak 12 kali pertemuan dengan pembagian pengajaran bersama dosen lainnya.
โIni operasi intelijen ya salah. Memang kuliah saya 4x setiap semester. Kan 12x… saya ngajar 3 orang (ada juga yang 2 orang)… terus salahnya di mana.Saya sudah tahu rencana video-videoan ini sejak Agustus. Tiap video. Mungkin juga publish dibayar Rp2 juta. Ini bukti-buktinya. Bahkan lebih jauh pelaku-pelakunya berencana untuk merusak tanpa paham konsep perkuliahan,โ tutur Feri.
Feri juga membagikan tangkapan layar percakapan di grup WhatsApp yang disebutnya sebagai bukti adanya penawaran Rp2 juta untuk membuat video yang menyerang dirinya.
โAkhir Agus lalu, awak ditawarkan dek โintelโ, kerjaan serupa. Duitnya 2 juta satu video. Poinnya cari mahasiswa FH Unand. Giring Feri Amsari ga masuk ngajar,โ tulis seseorang dalam percakapan tersebut.
๐๐
Selain itu, Feri membagikan tangkapan layar berisi keluhan seorang mahasiswa terkait video yang beredar.
Mahasiswa tersebut mempertanyakan penggunaan rekaman yang sebelumnya disebut untuk kepentingan penelitian tesis.
โHalo bukannya kemarin video dibuat untuk PENELITIAN TESIS ya?! kok jadi dibuat untuk postingan menggiring opini gini sih?! sebelumnya kami tidak ada masalah untuk kehadiran dosen kami berapa kali pertemuan karena dosen kami pun dengan bertanggungjawab mengoordinasikan setiap kelas dengan dosen lain yg menjadi team teachingnya apabila beliau tidak dapat hadir pada saat kelas, sehingga kelas kami tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan dosen yang menjadi team teaching DAN KAMI TETAP MENDAPATKAN ILMU YANG MENJADI HAK KAMI.
Saya dan teman-teman saya sangat keberatan dengan beredarnya postingan ini dengan narasi yang seakan-akan kami menyalahkan dosen kam!!! DAN JUGA ADA NARASI YANG SENGAJA DI CUT DARI VIDEO INI.
TOLONG PERTANGGUNGJAWABANNYA karena anda mengambil rekaman kami dengan dalih akademis, lalu memanipulasinya demi engagement medsos yang menjadi pelanggaran privasi dan manipulasi konten, sehingga KAMI DAPAT LAPORKAN AKUN INI KE PIHAK YANG BERWENANG!!,โ jelasnya.
๐๐
Ya sibuklah…dia juga menjabat menteri bayangan ๐๐ pic.twitter.com/TJyp6V8TIQ
โ โ๐ค๐ฏ๐ต๐ ฐ๏ธ๐ฑ๐ ดโโข๏ธโชโโโโพ๐ฎ๐ฉโ๏ธ (@tham878) September 5, 2026