DEMOCRAZY.ID – Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais menyoroti peran Jokowi saat menjadi Presiden RI, terkait PT Freeport.
Dia juga menyinggung Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Amien Rais mengungkap harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto, untuk mengambil alih PT Freeport tersebut.
Amien Rais menyebut rakyat kecil di Papua, makin parah dalam menghadapi tantangan kehidupannya.
Dia mengatakan mereka tidak bisa memanfaatkan air sungai yang ada di sekitar PT Freeport, karena tercemar limbah tailing. Ikan-ikannya pun tidak bisa lagi dikonsumsi.
“Anak Jokowi (Gibran) saat ke Papua, masalah ini saya kira tidak dihayati sama sekali. Dia pura-pura berkunjung ke Papua. Hasilnya, nol besar,” katanya, dikutip dari Youtube pribadinya, Senin (10/8).
Amien Rais menilai Jokowi merupakan Presiden ke-7 yang ugal-ugalan.
Karena memperpanjang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Freeport hingga 2061.
Dia menyebut kebijakan itu, hanya menguras habis cadangan emas, perak, dan tembaga.
Kemudian, menghancurkan lingkungan.
“Kita terkecoh Jokowi, yang menyebut Indonesia memegang 51 persen saham. Jangan lupa, semua operator penting dan pembukuan keuangan, dipegang pihak Amerika,” ujarnya.
Mantan Ketua MPR itu berharap Presiden Prabowo Subianto mengambil kembali PT Freeport dan mendeportasi orang-orang Amerika di perusahaan itu.
Dia mengatakan Indonesia memiliki sejumlah ahli hukum internasional, yang bisa dimintai argumen ilmiah terkait sejumlah tindakan Freeport yang merugikan bangsa.
“Indonesia tidak kekurangan ahli hukum pidana. Masalahnya, Pak Prabowo punya keberanian moral untuk membela kepentingan rakyat atau berputar-putar tidak jelas?” ucapnya.