

DEMOCRAZY.ID – Selebriti Nikita Mirzani mengaku mendapatkan intimidasi usai mengkritik dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Nikita yang saat ini ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta disebut didatangi sejumlah pihak usai membuat sindiran terhadap Febrie Adriansyah di akun instagramnya.
Diketahui akun Instagram Nikita Mirzani saat ini dikelola oleh admin.
Namun demikian melalui sambungan telepon Nikita Mirzani, kerap memberikan arahan ke admin untuk mengunggah sesuatu di instagramnya.
Termasuk perihal kasus korupsi yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Saat itu Nikita Mirzani mengapresiasi langkah Polri yang cepat menetapkan Febrie Adriansyah, sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait sejumlah perkara yang pernah ditanganinya.
Nikita bahkan menyebut ia tidak sabar melihat Febrie mengenakan rompi tahanan.
Unggahan ini ternyata diduga membuat Nikita Mirzani mendapatkan intimidasi di dalam penjara.
Melalui unggahan Jumat (31/7/2026) di akun instagramnya, keluarga Nikita Mirzani mengungkapkan dugaan intimidasi yang didapat Ibu tiga anak itu.
Disebutkan Nikita didatangi Kanwil pada Kamis (30/7/2026) malam ke Rutan Pondok Bambu.
Saat itu mereka pun disebut mengintimidasi Nikita Mirzani karena postingan eks Jampidsus.
“Saya selaku keluarga dari Nikita Mirzani sangat amat kecewa tentang kelakuan kanwil yang semalam datang ke rutan Pondok Bambu. Mengintimidasi Nikita Mirzani. Karena postingan tentang ex jampidsus Febrie,” tulis unggahan yang dimuat admin Nikita Mirzani.
Pihak Nikita pun kemudian menyinggung soal instruksi Presiden RI Prabowo Subianto. Terpidana kasus pemerasan itu menyebut bahwa pihak yang menghampirinya membawa-bawa nama Istana.
“Dan saya mau bertanya apakah benar ini perintah dari Istana. Karna Kanwil bilang di telepon dengan ibu Karutan saat Nikita dipanggil ke ruangannya mendengar dengan jelas kalau perintah Istana penasihat presiden,”
“Saya bertanya apakah benar Kanwil datang Ke Rutan Pondok Bambu malam-malam atas perintah penasihat presiden?” tulis pihak Nikita.
Pihak Nikita pun heran kenapa mendapatkan intimidasi setelah komentar kasus korupsi Febrie Adriansyah.
Padahal selama ini postingan sebelumnya tidak pernah dipermasalahkan.
“Nama orang kanwil yang mengintimidasi keponakan kami bernama DIAZ LAKI2. Dari sekian banyak postingan di Instagram Nikita yang dikelola oleh admin kenapa yang dipersoalkan hanya postingan tentang Febrie?”
Mereka pun menyayangkan intimidasi yang didapat Nikita Mirzani lantaran pemeran film Nenek Gayung itu mengaku tidak pernah melakukan satu pelanggaran pun di dalam Rutan Pondok Bambu.
Keluarga Nikita Mirzani pun kecewa dengan dugaan intimidasi tersebut sambil menuntut jawaban dari Ditjen Pemasyarakatan dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Selama Nikita ada di rutan dia sama sekali tidak pernah melakukan satu pun pelanggaran. Bahkan adik saya selalu menolong para tahanan dan selalu mematuhi segala aturan yang ada disana,”
“Kami sangat kecewa dan tidak terima akan hal ini. Tolong di jawab @ditjenpas @kemenimipas,” tulis unggahan yang disebut dibuat oleh admin akun.
👇👇