TEGAS! Dino Patti Djalal Desak Gibran Segera ‘Klarifikasi’ Isu Ijazah SMA Biar Gak Jadi Fitnah

DEMOCRAZY.ID – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Dino Patti Djalal mengunggap dirinya terus mengikuti perkembangan gugatan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka oleh Pakar Hukum Denny Indrayana.

Dino Patti mengungkap sampai isu ini dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) dirinya terus mengikuti dan memonitor terkait hal ini.

Ia mengungkap hal tersebut melalui salah satu cuitan di akun X pribadinya.

Dino Patti mengungkap beberapa pemandangan terkait hal ini.

Menurutnya, rakyat juga punya hak yang mutlak untuk mengetahui kualifikasi pemimpinnya secara khusus untuk isu ini.

Apalagi terkait kemungkinan adanya konspirasi pelecehan administratif thdp persyaratan kandidat cawapres, yang juga berarti pelecehan pemilu, pelanggaran hukum

“Saya memonitor upaya gencar @dennyindrayana menggugat ijazah SMA Wapres Gibran di Mahkamah Konstitusi,” tulis Dino Patti dikutip Minggu (13/9).

“Sbg political scientist, saya memandang rakyat punya hak yang mutlak untuk mengetahui kualifikasi pemimpinnya, termasuk utk mengetahui apakah telah terjadi konspirasi pelecehan administratif thdp persyaratan kandidat cawapres, yang juga berarti pelecehan pemilu, pelanggaran hukum dan penistaan thdp demokrasi kita,” sebutnya.

“Negara ini milik kita semua, dan kedaulatan berada di rakyat, bukan pihak manapun. Hukum dan peraturan yg berlaku bagi semua WNI juga berlaku bagi Gibran,” sambungnya.

Gibran Perlu Klarifikasi

Tak hanya itu, Dino Patti juga punya pandangan lain terkait langkah yang menurutnya juga perlu diambil oleh Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka menyikapi isu ini.

Menurutnya Wapres Gibran juga perlu memberikan klarifikasi soal tuduhan ijazah SMA yang saat ini diangkat oleh Denny Indrayana.

Ini bisa dikatakan bisa ajang atau kesempatan yang baik untuk Gibran membuktikan kualitasnya.

“Gibran perlu memberikan klarifikasi thdp tuduhan Denny Indrayana, apapun konsekwensinya,” paparnya.

“Bahkan menurut saya, ini kesempatan bgai Gibran utk membuktikan kualitasnya sbg politisi/pemimpin, dan bagi rakyat utk menilainya sendiri,” jelasnya.

Hanya saja, soal isu dan tuduhan dari Denny Indrayana ini belum direspon oleh Wapres Gibran dan coba membandingkan dengan isu ijazah palsu yang sampai saat ini melibatkan ayahnya, Joko Widodo.

“Namun sampai kini, tidak ada respon apapun dari Gibran – berbeda dari ayahnya yg paling paling tidak memberikan respon thdp upaya serupa Roy Suryo dkk. Bahkan Wapres Gibran terkesan menghindar dan bersembunyi ketimbang menghadapi serangan2 ini, dan mengandalkan pembelaan orang2 yg sebenarnya juga tidak tahu apa situasi sebenarnya mengenai ijazah SMAnya,” terangnya.

Tantangan ke Wapres Gibran

Dino Patti pun memberikan pernyataan jika seandainya Wapres Gibran tidak berani membela integritas dan kredibilitas dirinya sendiri.

Menurutnya, jika hal tersebut tidak dilakukan maka nantinya jika membela integritas NKRI apalagi dia adalah seorang pemimpin.

“Bagi saya, logikanya sederhana : Kalau Gibran tidak bisa dan tidak berani membela integritas dan kredibilitas dirinya sendiri, bagaimana dia akan bisa dan berani membela integritas NKRI jika diserang ? We expect more from our leaders,” pungkasnya.

“Bagi yg sayang pada Gibran, silahkan, tapi anda sebaiknya lebih sayang pd Indonesia. Something to think about,” kuncinya.

👇👇

Artikel terkait lainnya