DEMOCRAZY.ID – Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari menduga rencana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan hingga perguruan tinggi, termasuk untuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Hal tersebut diungkapkan dalam program Terus Terang.
Ditayangkan melalui YouTube Mahfud MD Official.
Feri mulanya menyoroti pidato Prabowo yang dianggapnya ajaib.
Misalnya rencana gentengisasi yang tercetus di pidatonya.
“Kan pidatonya ajaib-ajaib ya. Gentengisasi. Nggak ada tuh dipiloting di planing,” kata Feri dikutip pada Jumat (23/10/2026).
Dia lalu membahas rencana Prabowo menggratiskan pendidikan.
Mulai dari SD hingga perguruan tinggi.
“Program pemerintahan tiba-tiba harus apa yang terbaru menggratiskan pendidikan dari SD, SMP, SMA hingga universitas,” ungkapnya.
“Di mana plot anggarannya itu?” ujarnya.
Feri pun menyentil Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang disebut-sebut tak punya ijazah SMA.
Sehingga mesti ikut paket C jika ingin kembali maju di Pilpres 2029.
“Saya enggak tahu menggratiskan itu termasuk pakai C enggak untuk persiapan 2029 seseorang di sampingnya yang tidak punya ijazah,” imbuhnya.
“Tapi itu program ngasal bunyi asal sebut,” sambung Feri.
Menurut Feri, program mesti direnanakan dengan matang. Tidak boleh asal sebut.
“Karena program itu harus terukur terencana dalam sistem perencanaan pembangunan nasional,” uapnya.
Selama ini, dia melihat Prabowo tak memahami apa yang disampaikannya ke publik.
“Jadi aneh juga presiden tidak tahu apa yang harusnya dia sampaikan kepada publik,” imbuh Feri.
Karenanya, dia menyebut keadaan itu tak bisa dibiarkan. Mesti ada perubahan.
“Oleh karena kita sudah terlanjur memilih barang busuk ya, bagi saya ya kita harus pikirkan bagaimana barang busuk itu bisa digantikan dengan barang yang lebih fresh, lebih segar, yang mampu membangun peradaban baru untuk Indonesia lebih baik,” jelasnya.