Sudah 9 Kali Sidang, Dokter Tifa Heran Jokowi Tak Kunjung Muncul: “Pelapor Kok Malah Ngumpet?”

DEMOCRAZY.ID – Terdakwa Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa kembali mempertanyakan keberadaan Presiden ke-7 RI, Jokowi, setelah sembilan kali mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Tifa menyayangkan Jokowi sebagai pelapor pertama dalam perkara tersebut justru tidak hadir di persidangan.

“Mana Jokowi? Padahal yang bersangkutan adalah Pelapor pertama,” ujar Tifa, Sabtu (17/10/2026).

Sementara itu, ia mengaku terus mengikuti proses hukum yang menjeratnya.

“Sidang ini diadakan untuk mengadili laporannya. Loh kok malah yang dilaporkan yang semangat hadir,” tukasnya.

“Pelapornya malah ngumpet di rumah, konpres menuduh ada yang jalankan operasi. Operasi apaa?,” sambung dia.

Dokter Tifa Pertanyakan Kehadiran Jokowi di Persidangan

Dokter Tifa mengaku telah sembilan kali menghadiri sidang di PN Jakarta Timur.

Namun, menurut dia, kehadiran Jokowi masih menjadi persoalan yang terus dipertanyakan dalam proses persidangan tersebut.

Ia bahkan menyinggung respons majelis hakim ketika kembali ditanya mengenai kapan Jokowi akan dihadirkan di persidangan.

“Tuh lihat bu Hakim pada sidang ke sekian ketika untuk kesekian kalinya ditanya, kapan Pak Jokowi dihadirkan? Bu Hakim malah bengong,” jelasnya.

Selain mempersoalkan kehadiran Jokowi, Tifa turut menyoroti keterangan tujuh saksi yang menurutnya sebelumnya mengaku pernah melihat ijazah asli Jokowi dalam berbagai acara bincang-bincang.

“Sementara 7 Saksi termul, yang di acara talkshow-talkshow paling jumawa bilang, saya sudah lihat ijazah asli pak Jokowi,” imbuhnya.

Ia mengklaim, dalam persidangan terungkap bahwa para saksi tersebut sebenarnya tidak pernah melihat ijazah asli Jokowi secara langsung, melainkan dokumen yang beredar di internet.

“Baru terungkap di sidang kalau sebenarnya ngga pernah lihat ijazah asli, dan yang dilihat adalah yang di internet! Astaghfirullahaladzim,” Tifa menyesalkan.

Dokter Tifa Sebut JPU Tidak Menghadirkan Ijazah Jokowi

Dokter Tifa juga mengungkit permintaan yang disebutnya telah disampaikan sebanyak tiga kali kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang pokok perkara.

Ia mengaku meminta agar ijazah Jokowi dihadirkan dalam persidangan.

Namun, menurut Tifa, permintaan tersebut tidak mendapatkan respons sebagaimana yang diharapkannya.

“Pada sidang pokok perkara sudah tiga kali JPU kami minta untuk menghadirkan Ijazah Jokowi yang seharusnya ada di tangan mereka, malah melengos,” bebernya.

Lebih jauh, Dokter Tifa menyelipkan keluhan bernada humor mengenai rutinitas menghadiri sidang di PN Jakarta Timur.

“Aduh ini sebenarnya sidang apaan. Saya sebetulnya sudah bosen datang ke PN Jaktim. Bukan bosen sidangnya. Bosen makan nasi padang restoran Sederhana. Habis adanya cuma itu ngga ada yang lain,” tandasnya.

Ia menegaskan bukan persidangannya yang membuatnya bosan, melainkan menu makanan yang menurutnya selalu sama setiap kali datang ke pengadilan.

“Manyun. Mau nangis khawatir berat badan naik gara-gara nasi padang seminggu sekali,” kuncinya.

Artikel terkait lainnya