DEMOCRAZY.ID – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Prof Mahfud MD, menyebut kegaduhan politik yang menyeret keluarga Jokowi telah mengalihkan perhatian publik dari sejumlah persoalan yang sebelumnya menjadi bahan kritik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Mahfud melihat terdapat perubahan arah perbincangan publik dalam dua pekan terakhir.
Kata dia, kritik terhadap Prabowo semakin jarang terdengar, sementara perhatian masyarakat justru banyak tertuju pada Jokowi dan Gibran.
Ia bahkan menilai Prabowo tampak menikmati situasi tersebut, ketika polemik yang melibatkan keluarga Jokowi mendominasi pembicaraan politik nasional.
Mahfud mengatakan, kegaduhan yang berkembang belakangan ini membuat kritik terhadap Prabowo seolah menghilang dari ruang publik.
“Dengan kegaduhan ini kritik-kritik kepada Pak Prabowo dua minggu terakhir ini ndak ada. Semua serangan ke Pak Jokowi dan Gibran,” ujar Mahfud, dikutip fajar.co.id, Sabtu (17/10/2026).
Sebaliknya, Jokowi dan Gibran menjadi pihak yang terus-menerus mendapat sorotan.
“Pak Prabowo diam, partai politik diam. Gibran dibiarkan sendiri. MBG ndak ada yang kritik,” ucapnya.
Ia juga menyinggung sikap partai-partai politik yang menurut pengamatannya tidak banyak bersuara di tengah situasi tersebut.
Selain dinamika politik yang melibatkan Jokowi dan Gibran, Mahfud turut menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut dia, kritik terhadap program tersebut belakangan tidak lagi mendapat perhatian sebesar sebelumnya.
Mahfud mengaitkan kondisi itu dengan dominasi pemberitaan mengenai polemik yang menyeret keluarga Jokowi.
Padahal, MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo yang sebelumnya menjadi bahan perdebatan dan kritik publik.
Mahfud juga menyinggung persoalan lain yang luput dari perhatian, yakni proses hukum yang melibatkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Ardiansyah.
“Pemidanaan Jampidus juga ndak ada yang jadi berita, padahal kemarin sidangnya luar biasa, saya ngikuti itu,” Mahfud menuturkan.
Cawapres nomor urut 03 pada Pilpres 2024 kemarin ini bilang, Prabowo seperti sedang menikmati polemik ijazah Gibran.
“Kritik terhadap Pak Prabowo ndak ada lagi. Yang dihantam sekarang malah pak Jokowi terus dan dibiarkan sendiri. Sehingga saya melihat Pak Prabowo nampaknya nikmat juga,” kuncinya.