Skenario Pembersihan Solo? Refly Harun Cium Sinyal Anies Baswedan Siap Jadi Menteri Prabowo Jika Wapres Gibran Dimakzulkan!

DEMOCRAZY.ID – Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, memperkirakan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bakal bersedia masuk kabinet Presiden Prabowo Subianto saat Gibran Rakabuming Raka benar-benar dimakzulkan oleh DPR/MPR RI.

Hal itu disampaikan menyikapi rumor yang berkembang mengenai tawaran jabatan menteri kepada Anies Baswedan, namun tawaran tersebut hingga saat ini tidak diterima.

Refly Harus mengungkap, dirinya mendapat informasi bahwa Anies Baswedan sudah tiga kali ditawari untuk mengisi jabatan menteri, namun tawaran tersebut tidak kunjung dia terima.

“Ini wallahu a’lam benar apa nggak ya. Anies itu, saya dengar sudah tiga kali ditawarkan masuk kabinet,” kata Refly Harun.

Dia mengaku sering berkirim pesan melalui WA dengan seseorang yang ada di lingkaran terdekat Anies Baswedan, yang menyebut sudah tiga kali ditawarkan jabatan menteri namun yang bersangkutan tetap tidak bersedia.

“Nah menurut saya, kenapa Anies ngak mau? Mungkin timingnya belum ada. Tapi kalau seandainya, misal ya kan, Gibran betul-betul diimpeachment, dimakzulkan, mungkin dia mau masuk, iya kan,” kata Refly Harun.

Refly Harun menilai, jika Gibran sudah dimakzulkan dari jabatan wakil presiden, kondisi itu akan membuat Anies Baswedan akan lebih nyaman untuk menerima tawaran menteri.

“Karena begini, kalau secara politik kita sudah berbeda, lucu kan. Saya sendiri bayangkan yang bukan siapa-siapa, ndak mau saya masuk pemerintahan kalau ditawarin apapun, kalau masih di sana. Kenapa? karena sayang menganggap bahwa proses yang kemarin itu kan nggak karu-karuan, nggak konstitusional dan lain sebagainya,” kata Refly Harun.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Syahganda Nainggolan, secara terbuka mendorong Anies Baswedan untuk masuk ke dalam kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pendidikan.

Syahganda menilai rivalitas politik di masa Pilpres 2024 semestinya dilebur demi kepentingan bangsa yang lebih besar, ketimbang mempertahankan gengsi politik.

“Saya mendorong dia (Anies) untuk jadi Menteri Pendidikan. Cocok, Anies cocok,” kata Syahganda di kanal YouTube Total Politik.

Ia mengimbau mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut agar tak segan mengambil peran apabila pintu pengabdian dibuka oleh Istana, sembari mengingatkan rekam jejak historis dukungan Prabowo kepada Anies pada Pilkada DKI 2017 silam.

“Tidak usah malu-malu. Pasti ada ego dan gengsi, tapi salah dong kalau gengsi. Bagaimanapun, yang membesarkan dia (Anies) kan Prabowo juga,” ujarnya.

Syahganda mencontohkan langkah kenegarawanan Prabowo Subianto yang rela bergabung menjadi Menteri Pertahanan di era Presiden Joko Widodo usai dua kali bertarung sengit di Pilpres 2014 dan 2019.

Menurutnya, preseden rekonsiliasi tersebut patut dicontoh oleh Anies.

Artikel terkait lainnya