DEMOCRAZY.ID – Mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, membagikan foto dirinya untuk pertama kalinya sejak dia ditangkap dan dibawa ke Amerika Serikat pada Januari lalu.
Dia pun menyampaikan sikap menantang dan keteguhannya saat menunggu persidangan di fasilitas federal AS dengan keamanan tinggi.
“Saya ingin kalian tahu bahwa kami berdiri teguh, hati kami dipenuhi dengan cinta kalian,” tulis Maduro di media sosial X dan Telegram, dilansir Anadolu Agency, Senin (31/8/2026).
Dalam foto yang diunggah pada Minggu, 30 Agustus 2026 tersebut, Maduro terlihat mengenakan pakaian olahraga abu-abu.
Ia juga tampak mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan sejak penangkapannya.
Foto-foto tersebut, yang diambil pada 25 Juni, menunjukkan Maduro membuat tanda kemenangan.
Ia menggambarkan unggahan tersebut sebagai “hadiah kecil berupa cinta dan harapan” untuk cucu-cucunya, semua anak-anak dan pendukungnya.
Dia pun menuliskan: “Kita akan tetap kuat, tenang, dan percaya diri: Tuhan bersama kita. Tuhan akan menyediakan. Venezuela akan terlahir kembali.”
👇👇
Pequeño regalo de amor y esperanza
Envío estas fotos como un pequeño regalo a todos mis nietos y nietas, a los niños y niñas, y a toda la gente noble que nos ama. pic.twitter.com/Z6u3130arn
— Nicolás Maduro (@NicolasMaduro) August 30, 2026
Maduro dan istrinya, Cilia Flores, saat ini ditahan tanpa jaminan di Pusat Penahanan Metropolitan di Brooklyn, New York, AS.
Seorang hakim AS baru-baru ini menjadwalkan persidangan mereka untuk dimulai pada 1 Juni 2027.
Pasangan itu dibawa ke AS pada Januari lalu setelah operasi militer AS di Caracas, ibu kota Venezuela yang menangkap mereka.
Maduro yang berusia 63 tahun dan Flores yang berusia 69 tahun, menghadapi sejumlah dakwaan federal serius, termasuk terorisme narkoba dan perdagangan narkoba.
Jaksa penuntut menduga mereka berkolaborasi dengan kartel untuk menyelundupkan ribuan ton kokain ke Amerika Serikat. Keduanya telah menyatakan tidak bersalah.
“Saya adalah orang yang baik. Saya masih presiden negara saya,” tegas Maduro selama sidang dakwaannya pada Januari lalu.