Perang Besar 2029! Ray Rangkuti Bongkar Siasat Licik: Gerindra, PDIP, dan Jokowi Saling Sikut

DEMOCRAZY.ID – Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti menyebut kemungkinan ada tiga pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2029.

Tiga pasangan yang akan bertarung tersebut, yakni calon yang diusung Gerindra, PDIP, dan koalisi partai kecil yang didorong Jokowi.

3 Analisis Ray Rangkuti pada Pilpres 2029: Gerindra, PDIP, dan Jokowi Bertarung

1. Jokowi akan berusaha melamar Prabowo

Ray mengatakan Presiden ke-7 RI Jokowi akan berusaha melamar Prabowo Subianto, supaya Gibran tetap dilirik menjadi cawapres di 2029.

Dia menyinggung langkah Jokowi yang sudah mulai safari politik ke Lampung. Menurutnya, itu adalah upaya meningkatkan popularitas.

“Dia lamar Pak Prabowo. Karena itu, dia (Jokowi) keliling untuk meningkatkan popularitasnya,” katanya, dikutip dari Youtube Hendri Satrio, Sabtu (18/7).

2. Sebut kemungkinan 3 pasangan bertarung di Pilpres 2029

Ray menyampaikan jika Prabowo sudah tidak sejalan dengan Jokowi, kemungkinan ada tiga pasangan capres dan cawapres yang bertarung di Pilpres 2029.

Dia menyebut mereka yang bertarung, yakni Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto. Kemudian, calon dari PDIP dan Jokowi.

“PDIP dan Gerindra itu sudah dua (pasangan calon). Ketiga, bisa saja koalisi partai politik kecil yang boleh jadi itu Pak Jokowi,” ujarnya.

3. Sebut Prabowo mulai ditinggalkan di 2028

Ray mengatakan pada 2025, oposisi masih belum terlihat. Kemudian, di 2026 mulai keluar. Salah satu yang menjadi bukti, yakni sikap PDIP.

Kemudian, partai koalisi pemerintah akan menjadi seteru Prabowo Subianto pada 2027. Namun, tidak terlalu terlihat di publik.

“Koalisi Pak Prabowo akan menjadi seteru dia (Prabowo) di 2027. Kemudian, 2028 satu per satu keluar (koalisi),” ucapnya.

[FULL VIDEO]

Artikel terkait lainnya