Skandal Besar Menghantam Rans Entertainment: Dituding Jadi Perusahaan Pencucian Uang, Ini Klarifikasi Resminya!

DEMOCRAZY.ID – Komisaris Utama PT Rans Entertainment Indonesia, Darwin Cryil Noerhadi buka suara. Terkait tudingan pencucian uang terhadap Rans.

Hal tersebut diungkapkan dalam sesi jumpa pers pencatatan perdana saham RANS di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat 10 Juli 2026). Saat jurnalis menanyakannya.

“Terima kasih, pertanyaannya menarik. Jawabannya emang perlu diceritakan, penjelasannya seperti apa,” kata Darwin.

Darwin mengungkapkan, RANS kini terdaftar di BEI. Agar bisa terdaftar, ada sejumlah syarat.

“Tentu kaitan dengan hal lainnya. Yang tadi itu masalah pencucian uang, jangan lupa bahwa proses IPO itu melalui ketentuan aturan yang harus dipenuhi oleh setiap emiten baik ke OJK dengan Bursa Efek Indonesia dan pertanyaan jawaban, dan pertanyaan itu bisa boleh dibilang ratusan halaman,” ucapnya.

Dia mengungkapkan ada tiga aspek penting dalam pendaftaran IPO.

“Pertama keterbukaan terkait topik aspek hukum. Jadi semua transaksi itu harus dibuktikan dengan aspek hukum. Dokumen notaris dan seterusnya,” ujarnya.

Selain itu, dia mengungkit terkait akuntansi.

“Kedua, ada keterbukaan terkait dengan akuntansinya, dari mana pembukuannya. Kita perlihatkan itu, dan itu prosesnya terjadi,” imbuhnya.

Selain itu, ketiga, dia menyebut adanya aspek keterbukaan informasi.

“Jadi kalau mungkin tadi masalah pencucian uang, itu mungkin lebih kepada rumors yang ada daripada faktanya yang ada. Mungkin itu jawaban dari saya,” terangnya.

Darwin juga menyinggung masuknya Managing Director Emtek Group sekaligus CEO Emtek Media (SCMA) & Vidio Sutanto Hartono sebagai investor di RANS.

Itu dinilainya jadi satu bukti valuasi RANS terus tumbuh.

“Saat dimana tadi Pak Tanto katakan Emtek masuk Rp248 miliar sejumlah katanya hampir 17-18 persen, valuasi saat itu saja sudah Rp1,3 triliun. Jadi dengan sekarang, pada saat itu sekitar segitu, sekarang dengan pertumbuhan 10 persen, itu kurang lebih bisa Rp2 triliun lebih. Which is, itu yang terjadi,” jelas Darwin.

“Makanya saya rasa IPO-nya RANS itu penting untuk menyampaikan apa yang terjadi di emiten ini secara fakta yang ada, mengikuti ketentuan baik dari otoritas jasa keuangan dan Bursa Efek Indonesia,” sambung Darwin.

Sumber: Fajar

Artikel terkait lainnya