DEMOCRAZY.ID – Suasana ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada Selasa (2/6/2026) mendadak diselimuti momen emosional yang sarat akan kenangan masa lalu.
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, hadir untuk membacakan nota pembelaan atau pleidoinya dengan penampilan yang tidak biasa, sebuah jaket Gojek generasi pertama melekat di tubuhnya.
Bukan sekadar seragam biasa, atribut hijau-hitam tersebut ternyata menyimpan nilai sejarah yang sangat mendalam bagi sang pendiri Gojek.
Jaket itu diketahui milik Mulyono, sosok yang tercatat sebagai pengemudi Gojek dengan nomor identitas pertama di Indonesia.
“Ini jaketnya Pak Mulyono, Gojek 001. Tadi waktu saya masuk beliau membuka jaketnya dan memasangkan ke saya. Jadi sungguh kebanggaan buat saya memakai jaket ini, ini udah ga ada lagi jaket ini,” kata Nadiem, sebelum membacakan pleidoi.
Nadiem kemudian mengisahkan bahwa jaket usang tersebut merupakan saksi bisu era awal di mana lini bisnis transportasinya baru saja merangkak.
Pada masa-masa merintis itu, keterbatasan finansial membuatnya harus turun tangan langsung dalam menentukan estetika seragam para mitra.
“Ini jaket generasi satu, saya sendiri dulu yang design-nya krn ga mampu buat hire designer maka agak lusuh dikit design-nya, sederhana,” ujarnya.
Melihat kembali jaket tersebut seolah melemparkan ingatan Nadiem ke belasan tahun silam.
Ia mengenang bagaimana raksasa teknologi hijau itu dulunya hanyalah sebuah usaha sederhana yang beroperasi tanpa sokongan teknologi canggih maupun modal yang melimpah.
“Tapi ini kebanggaan titik awal cikal bakal daripada Gojek, belum ada aplikasi, belum ada investor, kantor pun seadanya di pojok,” lanjut Nadiem.
Di tengah bergulirnya proses hukum yang sedang ia hadapi, kehadiran atribut ikonik ini melambangkan keteguhan rasa hormat dan terima kasihnya kepada para pengemudi yang menjadi fondasi berdirinya perusahaan.
Bagi Nadiem, helai kain yang kini mulai memudar tersebut adalah bentuk nyata dari kesetiaan para mitra yang menemaninya sejak titik nol.
“Jadi ini yang mewakili teman-teman yang dari dulu dan setia sama Gojek. Sebuah kebanggaan lah saya bisa pakai jaketnya Pak Mulyono,” tuturnya.
Sumber: Tribun