MISTERI 14 Hari Berakhir Tragis: Alfin Ditemukan Tewas Terkubur 3 Meter, Pembunuh Ditangkap!

DEMOCRAZY.ID – Kabut gelap yang menyelimuti hilangnya Alfin Maksalmina Windian (28) selama dua pekan terakhir akhirnya tersingkap dengan kenyataan yang menyayat hati.

Pemuda asal Jakarta Timur yang dilaporkan hilang sejak 11 Maret 2026 itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, terkubur di kedalaman tiga meter di sebuah lahan kosong kawasan Cikeas, Bogor.

Penemuan jasad Alfin pada Rabu (25/3/2026) malam langsung menggegerkan publik.

Bukan sekadar penemuan orang hilang, kasus ini seketika berubah menjadi penyelidikan pembunuhan berencana setelah polisi berhasil mengamankan pelaku yang diduga kuat bertanggung jawab atas nyawa Alfin.

Kronologi Pencarian yang Berujung Luka

Harapan keluarga untuk melihat Alfin pulang dengan selamat sempat membubung selama 14 hari pencarian.

Namun, takdir berkata lain saat tim Resmob Polda Metro Jaya melacak jejak terakhir korban hingga ke sebuah lahan kosong di Cikeas.

Di sana, polisi harus menggali tanah sedalam tiga meter sebelum menemukan jasad Alfin yang sudah terbungkus kain sarung dan kain kafan.

“Kondisinya sangat mengenaskan. Kami sedang mengurus proses pemakaman sekarang,” ujar Ana, kekasih Alfin, dengan nada getir saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, dilansir dari Kompas.com.

Tangis pecah di ruang jenazah, mengakhiri penantian panjang yang berujung pada duka mendalam.

Polisi Ringkus Pelaku: Motif Masih Didalami

Titik terang kasus ini muncul setelah pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan terduga pelaku.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, mengonfirmasi bahwa perkara ini telah diambil alih oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Pelaku sudah ada yang diamankan. Saat ini kasus ditangani langsung oleh Resmob Polda Metro Jaya,” tegas Dicky, Kamis (26/3/2026).

Meskipun pelaku telah ditangkap, tabir motif di balik pembunuhan sadis ini masih diuji.

Selain dugaan pembunuhan, polisi juga masih mendalami laporan terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang sempat dilaporkan keluarga korban sebelum Alfin ditemukan.

Lahan kosong di Cikeas kini menjadi saksi bisu dari akhir sebuah pencarian panjang yang menyisakan luka permanen bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya