DEMOCRAZY.ID – Gurita kepentingan di balik Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dibongkar ICW.
Dari 200 lebih Yayasan mitra MBG, ada 102 yayasan yang ditemukan afiliasi ngeri-ngeri sedap:
Data-data ini disampaikan Indonesia Corruption Watch (ICW) di DIPO INVESTIGASI KOMPAS TV “Bongkar Skandal Korupsi MBG!” yang tayang pada Senin (15/6/2026).
“Masalah MBG itu sebetulnya ada dua: 1. Masalah Tata Kelola dan 2. Masalah Bagaimana MBG itu Menjadi Alat Politik untuk Pemerintahan,” ujar Egi Primayogha, Kepala Divisi Advokasi ICW, di KOMPAS TV, Senin (15/6/2026).
Host: “Alat politik?”
“Betul. Kalau kita bicara Tata Kelola, ada masalah dalam hal misalnya transparansi dan akuntabilitas. Kita tidak pernah tahu misalnya berapa anggaran BGN secara rinci di tahun 2026.
Sisi yang kedua adalah sisi politik. Program ini digunakan oleh pemerintahan sekarang untuk memperkuat atau memperluas dukungan.
Sebagaimana yang kami temukan, andai kata yang kedua ini (MBG sebagai Alat Politik) tidak diselesaikan, maka MBG mau diganti Kepalanya, mau diperbaiki tata kelolanya dan lain sebagainya, MBG akan tetap menjadi masalah,” tandas Egi Primayogha.
SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO:
Gurita kepentingan di balik Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dibongkar ICW. Dari sampel 102 yayasan mitra, ditemukan afiliasi ngeri-ngeri sedap:
• 28 yayasan terafiliasi Parpol
• 18 Pebisnis Swasta
• 12 Birokrasi
• 9 Relawan Pilpres
Sisanya terhubung ke militer & eks… pic.twitter.com/g3VV4Ktpfh— kiv z (@triwul82) June 16, 2026