Menarik! Bakom RI Dorong Anies Baswedan Masuk Kabinet Prabowo Jadi ‘Menteri Pendidikan’

DEMOCRAZY.ID – Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Syahganda Nainggolan mendorong Anies Baswedan agar tidak ragu apabila mendapat tawaran bergabung dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menilai mantan Gubernur DKI Jakarta itu layak dipertimbangkan untuk mengisi posisi Menteri Pendidikan.

Menurut Syahganda, kepentingan nasional semestinya lebih diutamakan daripada gengsi politik akibat persaingan dalam Pemilihan Presiden sebelumnya.

Ia berpandangan, pemerintahan perlu membuka ruang bagi tokoh yang dinilai memiliki kapasitas, termasuk mereka yang sebelumnya berada di kubu berbeda.

“Saya mendorong dia (Anies) untuk jadi Menteri Pendidikan. Cocok, Anies cocok,” ujar Syahganda dalam siniar Total Politik yang tayang Rabu (23/9/2026).

Saat menyampaikan pandangan tersebut, Syahganda belum dilantik oleh Prabowo sebagai Kepala Bakom RI.

Syahganda Singgung Rekonsiliasi Prabowo dan Jokowi

Syahganda menjadikan langkah Prabowo bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo pada 2019 sebagai contoh rekonsiliasi politik.

Setelah menjadi rival dalam pemilihan presiden, Prabowo menerima jabatan Menteri Pertahanan di kabinet Jokowi.

Menurut Syahganda, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa persaingan dalam kontestasi politik tidak harus menjadi penghalang bagi kerja sama setelah pemilihan selesai.

Ia berharap Anies juga mempertimbangkan kepentingan nasional apabila mendapat tawaran untuk masuk ke pemerintahan Prabowo.

Dengan begitu, perbedaan politik pada masa lalu tidak terus membatasi peluang seseorang berkontribusi dalam pemerintahan.

“Tidak usah malu-malu. Pasti ada ego dan gengsi, tapi salah dong kalau gengsi. Bagaimanapun, yang membesarkan dia (Anies) kan Prabowo juga,” tegasnya.

Syahganda turut mengingatkan hubungan politik Prabowo dan Anies dalam Pilkada DKI Jakarta.

Menurut dia, Prabowo pernah berperan dalam mengusung Anies pada kontestasi tersebut.

Mahfud MD dan Ganjar Pranowo Juga Disebut

Dorongan Syahganda tidak hanya ditujukan kepada Anies.

Ia juga menyebut Mahfud MD dan Ganjar Pranowo sebagai tokoh di luar koalisi pemerintahan yang menurutnya dapat dipertimbangkan untuk membantu pemerintahan Prabowo.

Syahganda menilai pelibatan tokoh dengan latar belakang politik berbeda dapat memperluas pilihan sumber daya manusia untuk mendukung kerja pemerintah.

Ia juga menyinggung Wiranto sebagai contoh tokoh yang memiliki riwayat hubungan politik dan institusional dengan Prabowo, tetapi kemudian mendapat peran dalam pemerintahan.

Menurut Syahganda, pendekatan merangkul berbagai kelompok dapat menjadi salah satu cara membangun pemerintahan yang tidak hanya bertumpu pada orang-orang dari koalisi pemenang pemilu.

Kritik terhadap Prinsip The Winner Takes All

Syahganda mengkritik pola pikir the winner takes all, yakni anggapan bahwa pihak yang memenangkan kontestasi politik berhak menguasai seluruh ruang kekuasaan, sementara pihak yang kalah tidak mendapat tempat.

Ia menilai pendekatan tersebut berisiko mempersempit pilihan figur yang dapat membantu pemerintah.

Karena itu, tokoh profesional maupun politikus di luar koalisi dominan, menurutnya, perlu tetap dipertimbangkan berdasarkan kapasitas dan kontribusinya.

“Jangan selalu bicara the winner takes all, merasa paling berkeringat lalu yang lain tidak. Kalau mengandalkan itu saja, stok sumber daya manusia untuk membantu Prabowo akan kurang, mengingat jumlah struktur kabinet saat ini sangat besar dengan lebih dari 100 menteri dan wakil menteri,” urai Syahganda.

Pernyataan tersebut menekankan pentingnya mempertimbangkan kompetensi dalam menentukan orang yang membantu pemerintahan, bukan semata-mata loyalitas politik atau kontribusi selama pemilu.

Syahganda berharap pelibatan tokoh dari beragam latar belakang dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas kebijakan publik.

Meski demikian, usulan Anies sebagai Menteri Pendidikan maupun nama Mahfud MD dan Ganjar Pranowo dalam pemerintahan Prabowo masih merupakan pandangan Syahganda.

Artikel terkait lainnya