Jejak Buronan Berakhir! Richard Muljadi, Cucu Konglomerat, Terancam 8 Tahun Penjara, Ini Kasusnya

DEMOCRAZY.ID – Publik kembali menyoroti nama Richard Muljadi setelah aparat Kejaksaan menangkapnya di Bandara Soekarno-Hatta pada Juni 2026. Richard Muljadi ditangkap kasus apa?

Penangkapan tersebut berkaitan dengan perkara dugaan penipuan bisnis batu bara yang menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Negeri Kota Tangerang dan Kejaksaan Negeri Banjarmasin mengamankan dirinya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah Richard masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Saat diamankan sepulang dari Singapura, pria berusia 38 tahun itu disebut bersikap kooperatif sehingga proses pengamanan berlangsung tanpa hambatan.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh kumparan (@kumparancom)

Lalu, siapa sebenarnya Richard Muljadi dan kasus apa yang membuatnya ditangkap? Berikut ulasan lengkapnya.

Siapa Richard Muljadi?

Richard Arief Muljadi merupakan pengusaha dan sosialita yang berasal dari keluarga konglomerat Indonesia.

Ia adalah cucu dari Kartini Muljadi, pengusaha sekaligus pengacara senior yang dikenal luas di dunia bisnis nasional.

Richard lahir pada 19 Januari 1988 dan menempuh pendidikan tinggi di Monash University, Australia.

Di kampus tersebut, ia mengambil bidang ekonomi dan pemasaran sebelum kembali ke Indonesia untuk berkarier di dunia bisnis.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Richard sempat bekerja di sektor keuangan dan kemudian terlibat dalam sejumlah perusahaan milik keluarga.

Ia juga dikenal sebagai salah satu pendiri perusahaan teknologi yang bergerak di bidang digital.

Selain aktivitas bisnisnya, Richard cukup aktif di media sosial.

Unggahan mengenai kendaraan mewah, perjalanan wisata, hingga gaya hidup eksklusif membuat namanya dikenal luas di kalangan masyarakat.

Namun, popularitas tersebut juga diiringi berbagai kontroversi yang beberapa kali menjadi sorotan media.

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa?

Richard Muljadi ditangkap karena berstatus terdakwa dalam perkara dugaan penipuan bisnis batu bara yang mengakibatkan kerugian korban hingga Rp7 miliar.

Menurut keterangan Kejaksaan Agung, Richard merupakan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Status tersebut diberikan karena yang bersangkutan tidak pernah menghadiri persidangan setelah berkas perkaranya dilimpahkan ke pengadilan.

Tim gabungan dari Satgas SIRI Kejaksaan Agung, Kejari Kota Tangerang, dan Kejari Banjarmasin kemudian berhasil mengamankan Richard saat ia tiba di Bandara Soekarno-Hatta setelah melakukan perjalanan dari Singapura.

Dalam perkara tersebut, Richard dijerat Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penipuan serta Pasal 372 KUHP tentang penggelapan juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP mengenai penyertaan tindak pidana.

Ancaman hukuman maksimal yang dapat dikenakan dalam perkara tersebut mencapai delapan tahun penjara.

Setelah penangkapan dilakukan, Richard diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Banjarmasin untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Deretan Kontroversi Richard Muljadi

Selain kasus dugaan penipuan bisnis batu bara, Richard Muljadi juga pernah beberapa kali menjadi pusat perhatian karena berbagai kontroversi.

1. Kasus Kokain di Toilet Mal

Pada 2018, Richard ditangkap polisi di toilet sebuah restoran di kawasan Mall Pacific Place, Jakarta Selatan.

Polisi menemukan sisa narkotika jenis kokain yang kemudian menjadi barang bukti dalam perkara tersebut.

Pengadilan akhirnya menjatuhkan vonis satu tahun enam bulan penjara disertai rehabilitasi medis di RSKO Cibubur.

2. Pemberkatan Pernikahan Saat Rehabilitasi

Ketika menjalani rehabilitasi terkait kasus narkotika, Richard sempat menghadiri acara pemberkatan bersama pasangannya.

Kejadian ini menjadi polemik karena muncul perbedaan informasi mengenai izin keluar yang diperolehnya dari fasilitas rehabilitasi.

3. Jogging dengan Pengawalan Mobil Polisi

Pada 2020, video Richard yang sedang berlari di Bali sambil dikawal kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR) viral di media sosial.

Banyak pihak mempertanyakan penggunaan fasilitas kepolisian untuk aktivitas pribadi sehingga kasus tersebut menjadi perhatian publik.

4. Liburan ke Bromo Dikawal POM TNI

Masih pada tahun yang sama, Richard kembali menuai kontroversi setelah mengunggah foto perjalanan wisata ke Gunung Bromo yang memperlihatkan keberadaan anggota Polisi Militer TNI dalam rombongannya.

Unggahan itu kemudian viral dan memicu perdebatan di media sosial.

5. Membeli Seluruh Kursi Pesawat

Pada awal 2021, Richard mengaku membeli seluruh kursi dalam satu penerbangan komersial menuju Bali.

Ia menyatakan langkah tersebut dilakukan untuk menghindari risiko tertular Covid-19.

Aksi tersebut memunculkan beragam reaksi, mulai dari kekaguman hingga kritik terkait kesenjangan sosial.

Sumber: Suara

Artikel terkait lainnya