SMRC: Jika Pemilu Digelar Hari Ini, Prabowo Dipastikan Bakal ‘Tumbang’ Tak Terpilih Lagi!

DEMOCRAZY.IDPeneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad mengungkap pandangannya soal sikap masyarakat terhadap pemerintah saat ini.

Lewat tayangan video yang beredar di sosial media, Saidiman Ahmad yang hadir di acara Rakyat Bersuara, ia menyampaikan pandangannya.

Saidiman Ahmad mengungkap situasi rakyat saat ini sangat berat.

Untuk menyampaikan protes terhadap pemerintahan melalui demonstrasi atau pernyataan sikap itu dapat sorotan.

Padahal untuk menyampaikan hal ini justru adalah hak warga negara di dalam negara demokratis, dan hal itu adalah sesuatu yang lumrah.

Namun, situasi saat ini yang diungkap dan dirasakannya justru masyarakat yang melakukannya dilaporkan atau dipolisikan.

“Untuk menyampaikan protes terhadap pemerintahan melalui demonstrasi atau pernyataan sikap dan seterusnya, bahkan meminta pemerintah untuk turun itu adalah bagian dari hak warga negara di dalam negara demokratis. Itu adalah sesuatu yang sangat lumrah,” katanya.

“Menjadi sangat aneh semisal hal-hal seperti dilaporkan atau dipolisikan dan seterusnya,” sambungnya.

Ia mengungkap hal ini terdorong karena pemerintah dinilai terkejut dengan legitimasi publik yang semakin turun, karena faktor itu tadi.

Menurutnya, permasalahan yang seperti ini, bahwa sedikit-sedikit orang yang menyampaikan kritik ke pemerintah lalu dipolisikan itu, bisa membuat publik semakin antipati

“Kalau sekarang pemerintah merasa terkejut menghadapi legitimasi publik yang semakin turun. Saya pikir permasalahannya yang seperti ini bahwa sedikit-sedikit orang yang menyampaikan kritik ke pemerintah lalu dipolisikan itu bisa membuat publik kita antipati terhadap pemerintahan ini,” jelasnya.

SMRC kata dia, telah coba melakukan studi untuk melihat pandangan masyarakat atau rakyat soal kebebasan berbicara, berserikat, berkumpul, mengkritik pemerintah.

Karena hal inilah yang disebutnya sebagai sesuatu yang penting dan perlu dihadirkan.

“Dan di dalam banyak sekali studi yang kami lakukan soal bagaimana mereka merespons kebebasan berbicara, berserikat, berkumpul, mengkritik pemerintah, mayoritas publik itu mengungkap ini adalah sesuatu yang penting,” paparnya.

Pernyataan Mengejutkan

Di kesempatan ini juga, Saidiman Ahmad mengungkap pernyataan menarik soal pemerintah bahkan Presiden Prabowo Subianto.

Mulai dari orang-orang yang bersuara kemudian yang dilaporkan oleh Polisi di tengah situasi tidak ada Partai Politik (Parpol) yang oposisi.

Semakin membuat masyarakat kian muak dan antipati terhadap pemerintahan ini, dan ditemukan di dalam lembaga survey yang kridibel.

Tidak hanya itu, banyak survey yang menemukan dalam penelitian bahwa rakyat semakin kritis.

“Kalau misalnya hal ini coba dikurangi dengan melaporkan ke polisi untuk orang yang bersuara berbeda, mengkritik negara di tengah situasi tidak ada Partai Politik yang oposisi ini, bagi yang membuat masyarakat semakin muak dan antipati terhadap pemerintahan ini dan ditemukan di dalam lembaga survey yang kridibel,” ucapnya.

“Tidak hanya satu, banyak sekali yang menemukan bahwa rakyat semakin kritis,” sambungnya.

Saidiman Ahmad bahkan mengungkap jika hari ini pemilu diadakan, besar kemungkinan Presiden Prabowo Subianto tidak akan terpilih lagi.

“Tidak puas dan bahkan hari ini, jika pemilu diadakan lagi, Presiden Prabowo Subianto tidak akan terpilih lagi sebagai presiden,” pungkasnya.

[VIDEO]

Artikel terkait lainnya