DEMOCRAZY.ID — Musisi legendaris tanah air, Iwan Fals, kembali mencuri perhatian publik setelah melontarkan komentar singkat melalui akun media sosial X (Twitter) pribadinya mengenai dinamika politik nasional yang mengiringi perjalanan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam unggahannya, pelantun lagu-lagu kritik sosial ikonis tersebut menyoroti situasi kepemimpinan nasional dengan gaya bahasa khas yang singkat namun mengundang tanda tanya dari warganet.
“Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, ternyata lucu juga ya Presiden Kita,” tulis Iwan Fals.
Cuitan tersebut sontak menjadi sorotan lantaran Iwan Fals selama ini dikenal sebagai figur musisi yang rekam jejaknya sangat lekat dengan karya-karya kritik sosial dan politik sejak era Orde Baru hingga masa Reformasi.
👇👇
Jelang 2 Tahun Prabowo – Gibran, ternyata lucu juga ya Presiden Kita 🤓
— VL (@iwanfals) August 11, 2026
Sebagai musisi yang namanya melambung lewat lagu-lagu protes sosial seperti “Surat buat Wakil Rakyat”, “Tikus-Tikus Kantor”, “Bento”, hingga “Bongkar” pada era 1980 hingga 1990-an, setiap respons atau komentar Iwan kerap disimak oleh publik sebagai representasi kegelisahan akar rumput.
Memasuki era Reformasi, ia juga sempat merilis karya bernuansa politis seperti “Manusia 1/2 Dewa” pada tahun 2004 yang merefleksikan situasi politik masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Kendati dalam beberapa tahun terakhir frekuensi kritik politik melalui lirik lagunya tidak sesering masa lalu, cuitan terbarunya membuktikan bahwa musisi berusia senja ini tetap memantau perkembangan jalannya roda pemerintahan.
Hingga kini, Iwan Fals belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai maksud di balik kata “lucu” yang disematkannya dalam cuitan tersebut.