DEMOCRAZY.ID – Aksi flexing alias pamer kemewahan kembali menyita perhatian warganet.
Kali ini, sosok Dea Arranoya, putri pejabat Gayo Lues Nevi Rizal, mendadak menjadi sorotan panas di media sosial akibat deretan kontennya yang dinilai tidak sensitif.
Di saat warga lokal Gayo Lues masih berjuang bangkit dari dampak bencana alam dan kelangkaan bahan bakar, Dea justru memperlihatkan gaya hidup serba bergelimang harta.
Lewat akun Instagram-nya, ia sempat membagikan foto belasan jerigen bahan bakar minyak (BBM) yang berada di kediaman keluarganya.
“Papaku beli minyak 15 jirigen. Ntah mobil mana lagi yang mau dipenuhkannya,” tulis Dea Arranoya dalam unggahannya.
Tak hanya itu, mahasiswi profesi dokter hewan di Universitas Syiah Kuala ini juga memamerkan momen plesiran ke sejumlah negara Eropa bersama sang ibu.
Dalam salah satu tangkapan layar obrolan grup keluarga, ia menyematkan keterangan yang kian memicu kekesalan publik.
“Papa kerja, anak istri di Eropa,” celetuknya.
👇👇
Flexing dari anak Nevi Rizal, mantan PLT Sekda Gayo Lues.
Jembatan-jembatan di Gayo Lues belum diperbaiki dan bensin langka.
Meanwhile anak nya pamer di sosmed bahwa Nevi Rizal “nimbun minyak 15 jirigen” & pamer jalan2 ke luar negeri terus
Indah nya negeri Indonesia 🙂 pic.twitter.com/TyLRUOEFiX
Baca Juga— hot cocoa (@bismillahyuk_) July 21, 2026
Sikap Dea yang dinilai sangat percaya diri juga terlihat saat ia merespons kritik pedas dari netizen.
Ia tak ragu memamerkan nominal biaya pendidikannya yang mencapai puluhan juta rupiah, sekaligus membandingkan latar belakang kehidupannya.
“Sok mantep bgt lu. Emang mantep, mau diadu dari segi ekonomi, pendidikan, keluarga, pasangan juga ga getar #izinnnn,” tulis Dea dalam unggahan lain.
Setelah gelombang hujatan makin deras, seluruh akun media sosial milik Dea mendadak hilang dan tidak aktif.
Menanggapi tindakan sang anak yang menjadi kontroversi nasional, Nevi Rizal akhirnya buka suara.
Ia menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat, khususnya warga Gayo Lues, serta mengklarifikasi alasan keberadaannya saat keluarga berlibur.
“Dari mulai umrah lalu ke Korea, saya sendiri tidak ikut dalam perjalanan tersebut karena harus menjalani pengobatan rutin atas penyakit yang sudah lama saya alami,” terang Nevi Rizal.