Bikin Syok! Anak Hotman Paris Ternyata Pernah ‘Diusir’, Penyebab Aslinya Bikin Geleng-Geleng Kepala

DEMOCRAZY.ID – Nama Frank Alexander Hutapea belakangan kembali menjadi sorotan publik setelah berselisih pendapat dengan sang ayah, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Di tengah ramainya polemik tersebut, kisah lama Frank saat masih merintis jalan sebagai calon praktisi hukum kembali menarik perhatian.

Siapa sangka, sebelum dikenal sebagai seorang pengacara dan putra sulung Hotman Paris, Frank ternyata pernah mengalami pengalaman yang cukup memalukan.

Ia mengaku sempat diusir dari ruang sidang saat masih duduk di bangku sekolah karena dianggap berpotensi mengganggu jalannya persidangan.

Frank merupakan anak sulung Hotman Paris yang mengikuti jejak sang ayah berkarier di bidang hukum.

Bersama kedua adiknya, Felicia Hutapea dan Fritz Hutapea, ia menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.

Frank diketahui menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum University of Kent, Inggris, dan lulus pada 2012.

Sementara itu, Felicia merupakan alumni Queen Mary University of London, sedangkan Fritz menamatkan pendidikan hukumnya di University of Westminster, London.

Dengan latar belakang akademik tersebut, Frank membangun karier sebagai pengacara.

Namun, perjalanan menuju profesinya tidak selalu berjalan mulus.

Ia mengaku pernah menghadapi berbagai tantangan, termasuk diremehkan karena usianya yang masih muda.

Pengalaman tersebut pernah dibagikan Frank melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram @hotmanparisofficial pada Mei 2021.

Dalam kesempatan itu, ia menceritakan suka duka menjadi seorang pengacara sekaligus anak dari sosok terkenal seperti Hotman Paris.

Menurut Frank, sejak kecil ia sudah akrab dengan pembahasan mengenai hukum dan bisnis karena lingkungan keluarganya.

Hal itulah yang membuat minatnya terhadap dunia hukum tumbuh sejak usia dini.

Meski demikian, ia mengaku tidak selalu mendapat perlakuan yang menyenangkan ketika mulai terjun ke lapangan.

“Jadi saya dari dulu memang langsung turun ke lapangan dan itu sering saya dianggap remeh tapi yang anehnya yang lebih menganggap remeh adalah orang Indonesia,” ujar Frank Hutapea, dikutip Senin 20 Juli 2026.

Frank Hutapea kemudian membandingkan pengalaman tersebut dengan perlakuan yang ia rasakan ketika berinteraksi dengan klien atau rekan dari luar negeri.

“Orang asing itu tidak liat anda muda atau putra siapa mereka melihat substansi kita sebagai seseorang,” ucap Frank.

Sebaliknya, menurut Frank, masih ada anggapan di Indonesia bahwa kualitas seorang pengacara sering kali dinilai dari usia maupun lamanya berkarier.

“Jadi kalau masih muda dianggapnya masih junior,” ucap Frank.

Tak hanya mengalami perlakuan yang meremehkan, Frank juga membagikan pengalaman unik yang hingga kini masih diingatnya.

Ia mengaku pernah diminta keluar dari ruang sidang. Namun, peristiwa itu terjadi jauh sebelum dirinya resmi menjadi pengacara.

“Pengalaman lagi paling lucu adalah diusir dari pengadilan,” kata Frank.

Ia kemudian menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung saat dirinya masih berstatus pelajar sekolah menengah pertama (SMP).

Kala itu, petugas pengadilan menganggap kehadirannya sebagai anak kecil dapat mengganggu jalannya persidangan.

“Itu terjadi waktu saya SMP karena dilihat anak kecil takut bikin berisik,” ujar Frank.

Akibatnya, Frank harus meninggalkan ruang sidang sebelum persidangan selesai berlangsung.

Kini Berseteru dengan Hotman Paris

Kini, nama Frank kembali ramai diperbincangkan publik, tetapi bukan karena kisah masa lalunya.

Ia menjadi sorotan setelah secara terbuka mengkritik keputusan Hotman Paris yang bergabung sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Melalui media sosial, Frank melontarkan komentar yang cukup tajam terhadap alasan sang ayah yang menyatakan tidak mengharapkan bayaran dalam menangani perkara tersebut.

“Halah kebanyakan pencitraan Fritz Married aja angpaonya lo ambil ala ala ga mau duit,” tulis Frank Alexander.

Tak berhenti di situ, Frank juga mengkritik program bantuan hukum yang selama ini identik dengan nama Hotman Paris.

“Orang miskin itu cuman dijadiin senjata marketing aja. He never really care he only care about being center of attention,” tulis Frank.

Perselisihan terbuka antara ayah dan anak tersebut pun menjadi perhatian publik.

Di sisi lain, kisah lama Frank yang pernah diusir dari ruang sidang kembali menunjukkan bahwa perjalanan putra seorang pengacara ternama menuju dunia hukum ternyata tidak selalu berjalan mulus, meski memiliki latar belakang pendidikan bergengsi dan berasal dari keluarga yang telah lama dikenal di bidang tersebut.

Sumber: VIVA

Artikel terkait lainnya