Politisi PDIP Sebut Pidato Prabowo Soal Yaman Berbahaya: Bisa Timbulkan Permusuhan!

DEMOCRAZY.ID – Politisi PDIP Guntur Romli kecewa dengan pidato Presiden Prabowo Subianto yang dianggap telah menghina negara sahabat Yaman.

Kritik Guntur Romli ini disampaikan usai Prabowo Subianto dalam pidatonya mengkritik sejumlah pihak yang mengkritiknya.

Menurut Prabowo saat itu orang tidak bisa melihat kinerja pemerintahnya saat ini silakan kabur saja ke Yaman.

👇👇

Guntur pun mengingatkan Prabowo bahwa pernyataan Kepala Negara RI itu bukan hanya berbahaya bagi demokrasi Indonesia namun juga bagi hubungan Indonesia dengan Yaman.

Guntur menjelaskan pernyataan Prabowo tersebut dipandang sebagai reaksi anti kritik dari pemerintah yang mencoba menghalangi dialektika antara pemerintah dan rakyatnya.

Bukan hanya itu, pidato Prabowo bisa berbahaya apabila pihak Yaman menanggapinya dengan serius.

Di mana Prabowo menganalogikan Yaman sebagai tempat pembuangan para pembangkang politik.

Padahal kata Guntur, Indonesia sangat memiliki hubungan baik dengan Yaman. Saat ini saja ribuan pelajar dan santri Indonesia tengah belajar di Yaman.

Guntur bahkan mengungkit sejarah Prabowo yang pernah meninggalkan Indonesia ke Yordania saat gonjang-ganjing politik.

Menurutnya pernyataan Prabowo tersebut persis dengan sikap Prabowo yang melarikan ke Yordania di tengah huru-hara politik yang menimpanya saat tahun 1998 lalu.

“Ada masalah apa Pak Prabowo dgn Yaman? Ini negara Sahabat loh Pak. Gak pernah ada masalah dgn kita. Ada ribuan pelajar Indonesia di Yaman saat ini. Jangan merendahkan,”

“Apa Pak Prabowo tidak ingat pernah “kabur” ke Yordania pasca-98? Yaman dan Yordania sama-sama negara Arab,” ucap Guntur.

Diketahui sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto membantah pihak yang menyebut ‘Indonesia gelap’.

Menurut dia, orang yang berkoar-koar Indonesia gelap memiliki mata yang buram. Prabowo pun mempersilakan orang-orang pintar untuk kabur dari Indonesia jika melihat situasi dalam negeri yang gelap.

“Terus kita dibikin apalagi, Indonesia gelap. Matanya buram, Indonesia gelap. Indonesia terang. Ada yang mau kabur, kabur saja,” ujar Prabowo, dalam groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Prabowo mengatakan, jika orang pintar ingin kabur, mereka dipersilakan kabur ke Yaman.

Prabowo lantas menyarankan orang pintar untuk membaca berita, di mana Indonesia adalah negara teraman di dunia.

“Kau kabur saja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman. Silakan. Mau kabur ke mana. Hei orang-orang pintar, bukalah berita, lihatlah kita ditempatkan sebagai tempat yang paling aman di dunia sekarang. Kabur saja deh. Iya, kabur saja, biar kita enggak gaduh,” ujar dia.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya