Demo Belum Selesai! 9 Tuntutan Menuju Indonesia Gagal Jilid II Yang Harus Didengar Istana

DEMOCRAZY.ID -Mahasiswa kembali menggelar unjuk rasa serempak di berbagai daerah Indonesia pada Senin (15/6/2026).

Demonstrasi yang digelar pada Senin ini termasuk rangkaian aksi yang digelar sejak Jumat (12/6/2026) lalu.

Pada hari ini tema unjuk rasa yakni Menuju Indonesia Gagal.

Sejumlah tuntutan yang disampaikan yakni baik soal TNI Polri, kebijakan energi, hingga makan bergizi gratis (MBG).

Dalam pernyataan yang dimuat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) aksi unjuk rasa ini digelar usai janji pemerintah tidak sesuai dengan realisasi.

Mahasiswa menuntut adanya transparansi, akuntabilitas, serta keberpihakan negara terhadap pendidikan, kesejahteraan, lingkungan, dan keadilan sosial.

Beberapa daerah yang mahasiswanya direncanakan mulai turun demonstrasi hari ini seperti Medan dan Jakarta.

Ada 9 tuntutan yang dibawa mahasiswa dalam demonstrasi kali ini.

Mulai dari penghapusan MBG hingga menagih janji 19 juta lapangan pekerjaan.

Berikut 9 tuntutan Mahasiswa dalam aksi Menuju Indonesia Gagal

1. Menuntut pemerintah agar menjaga harga BBM tetap stabil dan mengawasi distribusi BBM subsidi sehingga hanya diterima oleh kelompok yang berhak.

2. Menuntut efisiensi serta transparansi dalam pengalokasian APBN dan APBD dengan memprioritaskan anggaran pada program prioritas.

3. Menolak dengan tegas segala bentuk dwifungsi Polri serta menuntut peningkatan transparansi dan akuntabilitas di dalam tubuh institusi kepolisian.

4. Memberhentikan program makanan bergizi gratis (MBG) dan menciptakan program pemenuhan gizi masyarakat yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

5. Menuntut dan mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mengembalikan pendidikan sebagai program prioritas utama nasional demi masa depan bangsa.

6. Menuntut dan mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat.

7. Menuntut pertanggungjawaban pemerintah terkait penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta mendesak tindakan tegas dalam memberantas praktik pertambangan ilegal.

8. Mendesak pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan publik sektor kelistrikan dan air bersih.

9. Menuntut dan mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menepati janji untuk membuka 19 juta lapangan pekerjaan.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya