DEMOCRAZY.ID – Ucapan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan terjadinya perubahan politik sebelum Pemilu 2029 terus memantik polemik.
Kali ini, sorotan diarahkan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang turut berada dalam forum ketika wacana tersebut disampaikan.
Politikus PDIP Ferdinand Hutahaean mempertanyakan alasan Jokowi tidak memberikan tanggapan ketika Budi Arie membahas kemungkinan Pemilu berlangsung lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan.
“Mengapa Jokowi diam, membisu, dan tidak mencegah Budi Ari berbicara tentang potensi pemilu yang dipercepat sebelum 2029?” kata Ferdinand dalam keterangannya, dikutip Rabu (26/8/2026).
Menurut Ferdinand, jika Jokowi memang tidak menghendaki adanya perubahan politik sebelum 2029, seharusnya ia dapat menyampaikan sikap secara langsung dalam forum tersebut.
Sikap diam itu pun kemudian dipertanyakan apakah bisa dimaknai sebagai bentuk persetujuan.
“Mengapa Jokowi justru terkesan mengamini apa yang disampaikan oleh Budi Ari tentang kemungkinan potensi jatuhnya Prabowo Subianto?” ujarnya.
Ferdinand kemudian membawa persoalan tersebut ke sikap Jokowi dalam polemik yang sebelumnya muncul terkait desakan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dimakzulkan.
Ia mengingatkan kembali bahwa Jokowi pernah menyatakan Presiden dan Wakil Presiden merupakan satu paket.
Dari pernyataan tersebut, Ferdinand mempertanyakan konsistensi sikap Jokowi ketika kini muncul wacana mengenai kemungkinan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berakhir sebelum 2029.
“Padahal seharusnya kalau kita mengikuti logika Jokowi selama ini ketika banyak kelompok yang meminta Gibran dimakzulkan. Jokowi berbicara tidak bisa, ini satu paket. Tapi mengapa ketika Budi Arie Setiadi berbicara tentang potensi jatuhnya Prabowo?” ucap Ferdinand.
Sy setuju dengan pendapatnya, bgmn dgn kalian?
Ferdinand Hutahaean: Prabowo jatuh bukan insting Budi Arie, tapi Budi Arie sedang menyampaikan pikiran dan isi hati Jokowi. https://t.co/xKVJ0zXTga pic.twitter.com/HMabIPQKpM
Baca Juga— Chusnul ch💞timah (@ch_chotimah2) August 26, 2026