BGN Hamburkan Uang Rakyat Rp113 Miliar Untuk Sewa Jasa Event Organizer, Ini Daftarnya!

DEMOCRAZY.ID – Perhatian publik mendadak tertuju pada penggunaan anggaran oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang disebut mencapai ratusan miliar rupiah untuk jasa event organizer (EO).

Data yang dihimpun menunjukkan nilai pengadaan yang tidak kecil, bahkan menembus angka Rp113 miliar.

Rincian ini memicu perhatian karena melibatkan puluhan vendor dengan nilai kontrak yang bervariasi, dari ratusan juta hingga belasan miliar rupiah.

Total Anggaran Capai Rp113 Miliar

Tidak tanggung-tanggung, BGN merealisasikan anggaran sebesar Rp113 miliar untuk pengadaan jasa EO.

Pengeluaran tersebut tersebar dalam puluhan kontrak dengan berbagai perusahaan penyedia jasa.

Vendor dengan Nilai Kontrak Besar

Sejumlah perusahaan tercatat mendapatkan kontrak dengan nilai fantastis.

Di antaranya, Maria Utara Jaya dengan nilai kontrak Rp18.472.000.000, disusul Falah Eka Cahya sebesar Rp16.590.000.000.

Kemudian Pojok Celebes Mandiri memperoleh Rp15.416.365.703, serta Raja Idea Kreatif yang salah satu kontraknya mencapai Rp12.576.438.473.

Selain itu, Anugrah Duta Promosindo juga tercatat menerima kontrak hingga Rp11.072.879.037.

Perusahaan dengan Kontrak Berulang

Beberapa vendor diketahui menerima lebih dari satu paket pekerjaan.

Renjana Media Indonesia tercatat memperoleh beberapa kontrak, di antaranya Rp1.067.681.250, Rp1.012.933.708, Rp469.242.788, hingga Rp5.257.989.248.

Hal serupa juga terlihat pada Anugrah Wizardhi Convex yang mendapatkan kontrak Rp2.691.768.315, Rp1.515.437.823, dan Rp4.597.322.631.

Raja Idea Kreatif juga muncul berulang dengan nilai kontrak Rp12.576.438.473, Rp1.593.618.536, dan Rp1.407.462.518.

Rincian Lengkap Pengadaan EO

Berikut daftar lengkap realisasi pengadaan jasa EO oleh BGN:

  1. Milli Kita Bersama (Rp446.035.649)
  2. Erawan Prakasa Utama (Rp1.075.148.775)
  3. Milli Kita Bersama (Rp426.647.038)
  4. Anugrah Wizardhi Convex (Rp2.691.768.315)
  5. Renjana Media Indonesia (Rp1.067.681.250)
  6. Renjana Media Indonesia (Rp1.012.933.708)
  7. Azka Jaya Pratama (Rp419.015.441)
  8. Anugrah Duta Promosindo (Rp11.072.879.037)
  9. Citra Solusi Konvensindo (Rp871.350.000)
  10. Raja Idea Kreatif (Rp12.576.438.473)
  11. Anugrah Wizardhi Convex (Rp1.515.437.823)
  12. Raja Idea Kreatif (Rp1.593.618.536)
  13. Anugrah Duta Promosindo (Rp3.110.265.371)
  14. Anugrah Duta Promosindo (Rp2.310.487.200)
  15. Mokhsa Karsa Ganendra (Rp626.964.429)
  16. Citra Solusi Konvensindo (Rp4.010.217.047)
  17. Citra Solusi Konvensindo (Rp1.153.290.000)
  18. Pojok Celebes Mandiri (Rp15.416.365.703)
  19. Falah Eka Cahya (Rp16.590.000.000)
  20. Anugrah Wizardhi Convex (Rp4.597.322.631)
  21. Raja Idea Kreatif (Rp1.407.462.518)
  22. Renjana Media Indonesia (Rp469.242.788)
  23. Anugrah Duta Promosindo (Rp931.640.760)
  24. Erawan Prakasa Utama (Rp1.660.725.488)
  25. Senawangi Citra Imaji (Rp391.376.160)
  26. Mokhsa Karsa Ganendra (Rp695.372.938)
  27. Renjana Media Indonesia (Rp5.257.989.248)
  28. Maria Utara Jaya (Rp18.472.000.000)
  29. Kredo Aum (Rp1.339.310.500)
  30. Gloria Abdi Cendana (Rp242.000.000)

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, meluruskan persepsi terkait kebutuhan jasa EO.

Dadan Hindayana menegaskan, penggunaan EO bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari strategi menjalankan program nasional yang kompleks.

Sumber: Fajar

Artikel terkait lainnya