Siasat ‘Cuci Tangan’ Istana! Prabowo Tampak Menikmati Kegaduhan Ijazah Gibran: Demi Amankan 2029?

DEMOCRAZY.ID – Mahfud MD menilai polemik ijazah Gibran Rakabuming Raka bisa menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto untuk memulihkan citra.

Namun, ia juga menyebut Prabowo tampak menikmati situasi karena kritik teralihkan dari dirinya.

“Saya sependapat, ini waktu yang tepat bagi Pak Prabowo,” kata Mahfud dalam podcast Terus Terang, diunggah Ahad (11/10/2026).

Ia mencatat tahapan pemilu akan dimulai sekitar delapan bulan lagi.

Mahfud menyebut kritik terhadap pemerintah sempat mereda dalam dua pekan terakhir.

“Pak Prabowo diam, partai politik diam, Gibran dibiarkan sendiri. MBG hilang,” ujarnya.

“Nampaknya Pak Prabowo menikmati juga, menghindarkan serangan ke dirinya. Ini namanya politik, itu haknya. Tapi kalau terlalu lama, akan balik lagi.”

Ia mendorong Prabowo menegakkan hukum dan demokrasi.

“Tidak ada gunanya rakyat kenyang kalau peradaban hukum dan demokrasinya buruk. Mengenyangkan rakyat dengan MBG itu bagus, asal jangan ada korupsinya. Tapi peradaban, demokrasi, dan hukum harus ditegakkan, dan itu ada di tangan Pak Prabowo,” katanya.

Mahfud juga meminta revisi UU Pemilu mendatang menegaskan kembali syarat calon, bukan melonggarkannya demi kepentingan tertentu.

“Silakan syarat diubah, tapi jangan menikung seperti ini, karena itu merusak peradaban,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa Prabowo pernah menjadi korban cara-cara serupa pada Pemilu 2019.

“Orang tidak boleh menikmati kenyamanan dari sebuah proses yang salah,” kata Mahfud.

Artikel terkait lainnya