VIRAL! Bayi di Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Ternyata Ini Alasan di Balik Singkatan Uniknya

DEMOCRAZY.ID – Nama Muhammad MBG Subianto menjadi perhatian publik.

Bagaimana tidak, ‘MBG’ ini identik dengan nama program Presiden RI Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara ‘Prabowo’ adalah nama Presiden RI saat ini, yang juga menginiasi program MBG di Indonesia.

Oleh karena itu, Nama Muhammad MBG Subianto yang diberikan Yuharni dan Ambon Yassin kepada anaknya itu, pun viral.

Namun, di balik nama unik tersebut, sang ibu menyebutnya sebagai bentuk rasa syukur atas manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi keluarganya.

Yuharni dan Ambon Yassin diketahui adalah warga Dusun Prigi RT 05 RW 04, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.

Fakta-fakta Bayi di Wonosobo

1. Muhammad MBG Subianto Lahir 10 Juli 2026, Normal

Putra ketiga Yuharni, Muhammad MBG Subianto lahir melalui persalinan normal di Puskesmas Sapuran, Wonosobo, pada Jumat (10/7/2026) malam.

Yuharni mengatakan, putranya lahir dalam keadaan sehat.

“Hari perkiraan lahir (HPL) masih jatuh pada 22 Juli tapi lahir di tanggal 10 Juli. Alhamdulillah lahiran normal dan dalam kondisi sehat,” katanya saat ditemui di kediamannya, Senin (13/7/2026).

Ketika lahir, MBG Subianto memiliki berat badan 3,36 kilogram dengan panjang badan 50 sentimeter.

2. Diberi Nama Muhammad MBG Subianto

Bayi laki-laki yang baru berusia tiga hari tersebut, diberi nama Muhammad MBG Subianto.

Nama itu, dipilih Yuharni dan suaminya, sebagai bentuk rasa syukur atas manfaat program MBG.

Yuharni mengaku, sangat menyukai Program MBG karena merasa kehidupannya berubah setelah bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Lantas, rasa syukur Yuharni diwujudkan dengan memberikan nama Muhammad MBG Subianto kepada anak ketiganya.

“Saya kasih nama Muhammad MBG Subianto, itu bisa buat kenangan sampai seumur hidup,” ungkapnya.

Saat ini, keluarga tengah mengurus dokumen administrasi kependudukan.

Akta kelahiran Muhammad MBG Subianto sedang dalam proses pembuatan.

3. Nama Panggilan: MBG

Yuharni menceritakan bahwa anak-anak di kampungnya terlihat antusias mengetahui nama putranya, Muhammad MBG Subianto.

Setiap sore setelah pulang mengaji sekitar pukul 16.00 WIB, mereka kerap memanggil nama MBG.

“MBG mana, MBG mana,” kata Yunarni sambil menirukan ucapan anak-anak di kampungnya.

Lantaran kerap dipanggil demikian, Yuharni mengatakan, anaknya kemungkinan besar akan akrab disapa MBG.

4. Sempat Diskusi dengan Suami sebelum Resmi Beri Nama Muhammad MBG Subianto

Masih mengutip Tribun Jateng, Yuharni mengaku, sempat berdiskusi dengan suaminya, terkait nama anaknya.

Awalnya, kata Yuharni, suami hanya mengingatkan agar nama putra mereka tetap diawali dengan nama Muhammad.

Setelah itu, Yuharni menambahkan unsur MBG di tengah nama dan Subianto di bagian belakang sehingga menjadi Muhammad MBG Subianto.

“Yang penting ada Muhammad-nya,” kata Yuharni menirukan ucapan suaminya.

Sementara itu, nama Subianto terinspirasi dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Yuharni menilai, Presiden Prabowo memiliki jasa besar menghadirkan Program MBG yang membuat dirinya memperoleh pekerjaan.

Lebih lanjut, Yunarni berharap nama anaknya dapat menghantarkan menuju kesuksesan.

“Semoga kelak menjadi orang yang sukses,” harapnya.

5. Reaksi Orang Sekitar

Dalam kesempatan yang sama, Yuharni mengungkapkan pemberian nama Muhammad MBG Subianto ini, turut direspons warga sekitar.

Bahkan, nama tersebut, menjadi perbincangan di lingkungan tempat tinggalnya.

Ada yang memberikan dukungan dan komentar positif, tapi tidak sedikit pula yang memberikan komentar negatif.

“Ada yang jelek, ada yang baik. Yang baik saya balas, yang jelek ngga saya balas,” terangnya.

Tidak hanya warga sekitar, teman-teman Yuharni di tempat kerja merespons positif setelah mengetahui nama anaknya.

“Pada suka suka saja si, malah suka dibuat bercandaan kenapa ngga dikasih nama ompreng,” kata perempuan berusia 41 tahun tersebut.

6. Sosok Ibu MBG, Kerja di Dapur MBG

Ibunda dari Muhammad MBG Subianto bernama Yuharni.

Ia mulai bekerja di SPPG sejak 25 Agustus 2025.

Di tempat SPPG, Yuharni bertugas di bagian ompreng, yaitu membersihkan wadah makanan setelah digunakan.

Setiap harinya, ia bekerja mulai pukul 11.30 WIB hingga sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut Yuharni, program MBG memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan.

“Saya kerja di MBG ya, terus saya sangat suka dengan program itu. Sangat membantu bagi yang pengangguran itu bisa bekerja,” ungkapnya.

Selain membuka lapangan pekerjaan, ia merasakan penghasilan dari pekerjaannya dapat membantu kebutuhan sehari-hari.

Ditambah, lokasi kerja yang lebih dekat dengan rumah sehingga lebih mudah dijangkau.

Sebelum bergabung di SPPG, Yuharni pernah bekerja di sebuah pabrik kayu untuk menambah penghasilan keluarga.

Terpanjang dan Terpendek di Indonesia

Selain nama unik di atas, ada juga yang memiliki nama terpanjang dan terpendek di Indonesia.

Nama-nama tersebut, turut mencuri perhatian pbulik.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah merilis daftar nama terpendek dan terpanjang di Indonesia, beberapa waktu lalu.

Dikutip dari PosBelitung.co, Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Teguh Setyabudi mengatakan, data Dukcapil yang dipaparkan berdasarkan catatan kependudukan per 31 Desember 2025.

“Bahwasannya data kependudukan ini adalah amanat dari Undang-Undang 14 Tahun 2023, di mana Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Dukcapil secara berkala melakukan rilis data per semester,” kata Teguh dikutip dari YouTube Dukcapil Kemendagri saat “Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025”, Kamis (12/3/2026).

Nama Terpanjang di Indonesia

Merujuk data Dukcapil, nama terpanjang di Indonesia memiliki 79 karakter, kemudian disusul nama dengan 68 karakter.

Berikut nama terpanjang di Indonesia:

  • Shinggudinggazhanggaree Jaudingginaderaenivatearathus Mauradhuttamazhazhilazu’art (79 karakter)
  • Engkang Sinuhun Kanjeng Pangeran Gagak Handoko Hadiningrat Putri Sabdo Langit (68 karakter)
  • Crescentia Fransisca Theresia Johanna Widyarsari Puspa Caesarianti (60 karakter)
  • Nikmatullah Arkabaya Sabearti Kharisma Al-Insania Lestari Atrindha (60 karakter)
  • Siti Barbah Dewi Nawang Wulan Suroya Srijayanti Taat Bakti Kusolnata (59 karakter)

Daftar Nama Terpendek di Indonesia

Sementara itu, berdasarkan data kependudukan Dukcapil, nama terpendek di Indonesia hanya terdiri dari satu huruf.

Bahkan, tak hanya satu orang yang memiliki nama sehuruf.

“Nama yang terpendek itu ada yang cuma M, ada D, ada C, ada N, J, Q, J, V,” ucap Teguh.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa ada penduduk yang mempunyai dua maupun tiga huruf.

Dukcapil mencatat, jumlah orang yang memiliki nama dua dan tiga huruf tersebut berjumlah puluhan ribu orang.

Nama satu huruf (M, D, C, N, J, Q, J, V)
Jumlah: Masing-masing satu orang.

Nama dua huruf Ai
Jumlah: 3.302 orang

Nama dua huruf Ii
Jumlah: 2.147 orang

Nama dua huruf Uu
Jumlah: 1.431 orang

Nama dua huruf Oo
Jumlah: 885 orang

Nama tiga huruf Ani
Jumlah: 45.232 orang

Nama tiga huruf Eti
Jumlah: 28.441 orang

Nama tiga huruf Edi
Jumlah: 28.195 orang

Nama tiga huruf Ida
Jumlah: 27.491 orang

Nama tiga huruf Eni
Jumlah: 25.324 orang

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya