Situasi Mencekam di Polda Metro Jaya! Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Kepung Lokasi Jumpa Pers

DEMOCRAZY.ID – Suasana di Markas Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tampak berbeda pada Jumat (10/7/2026).

Puluhan personel Brigade Mobil atau Brimob bersenjata laras panjang berjaga di sejumlah titik jelang konferensi pers mengenai perkembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Pengamanan paling mencolok terlihat di depan Gedung Promoter, lokasi yang dipersiapkan untuk kegiatan jumpa pers pada Jumat hari ini.

Sejumlah personel bersiaga dengan seragam lengkap dan senjata api laras panjang.

Sedangkan akses menuju area gedung dibatasi untuk memastikan kelancaran kegiatan.

Setiap tamu dan awak media yang hendak memasuki kawasan tersebut menjalani pemeriksaan oleh aparat kepolisian.

Langkah itu membuat arus keluar-masuk menuju lokasi konferensi pers berlangsung lebih ketat dibandingkan biasanya.

Tidak hanya di sekitar Gedung Promoter, personel Brimob juga ditempatkan di beberapa akses menuju Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Kehadiran aparat bersenjata di sejumlah titik menjadi pemandangan yang mendominasi kawasan markas kepolisian sejak siang itu.

Di area Polda Metro Jaya, sejumlah kendaraan taktis juga tampak disiagakan sebagai bagian dari pengamanan.

Kehadiran kendaraan tersebut semakin memperlihatkan kesiapan aparat dalam mengamankan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung.

Hingga berita ini ditulis, Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan penambahan personel maupun pengerahan kendaraan taktis dalam pengamanan tersebut.

Penggeledahan

Sebelumnya, Kortas Tipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya menggeledah sebuah ruko di Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026) malam hingga Jumat (10/7/2026) dini hari.

Lokasi itu merupakan titik ke-13 dalam rangkaian penyidikan tiga dugaan kasus korupsi, yakni proyek batu bara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, penggeledahan dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara dan pemeriksaan sejumlah saksi.

“Penggeledahan di titik ke-13 ini merupakan rangkaian dari kegiatan penyidikan yang sebelumnya,” kata Budi.

Menurutnya, penyidik masih membuka kemungkinan melakukan penggeledahan di lokasi lain seiring perkembangan penyidikan.

Ia menegaskan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan serta perkembangan kasus akan disampaikan kepada publik.

“Kita masih melihat prosesnya penggeledahan masih berjalan dan dari hasil pemeriksaan keterangan saksi maupun gelar perkara artinya masih ada perkembangan beberapa titik lainnya,” kata Kabid Humas.

“Mungkin kami nanti akan update ke teman-teman sekalian setiap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, sehingga ini sangat transparan,” lanjutnya.

Polisi tiba sekira pukul 23.10 WIB dengan mengerahkan tiga bus polisi dan satu kendaraan Inafis hingga Jumat pukul 04.15 WIB.

Petugas memasang garis polisi, membawa sejumlah boks kontainer yang diduga untuk mengangkut barang bukti, serta mendatangkan ahli kunci karena ruko yang digeledah dalam keadaan terkunci.

Hingga kini, polisi belum mengungkap identitas pemilik maupun aktivitas usaha yang dijalankan di ruko tersebut.

Diketahui, penyidik membawa sejumlah barang mulai dari dokumen, perangkat komputer, koper, tas, serta beberapa barang lainnya setelah penggeledahan.

Seluruhnya dimasukkan ke dalam bus Brimob untuk dibawa ke Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga membawa sejumlah pria dari lokasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebagai saksi.

Hingga kini, isi koper dan tas yang diamankan belum diungkap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, penyidik masih melakukan pendataan terhadap seluruh barang yang disita.

“Banyak dokumen yang diamankan teman-teman penyidik, termasuk komputer dan barang-barang lainnya. Kami belum bisa mengidentifikasi dan menginventarisasi seluruh barang yang diamankan,” ujar Budi di lokasi.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya