DEMOCRAZY.ID – Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa sudah membayangkan hidup lama di penjara usai ditangkap Kepolisian.
Bayangan Dokter Tifa hidup lama di penjara itu diungkapkannya Selasa (23/6/2026) di X miliknya usai dibebaskan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Dokter Tifa dan Roy Suryo batal ditahan setelah sebelumnya sempat ditangkap pada Jumat (19/6/2026).
Tifa dan dan Roy Suryo yang sudah ditetapkan menjadi tersangka diperkenankan untuk menjadi tahanan kota selama menjalani proses persidangan.
Padahal sebelumnya keduanya sudah digiring menggunakan baju tahanan berwarna oranye.
Tifa pun mengaku tidak menyangka bisa dibebaskan kembali setelah ditangkap.
Sebab sebelumnya, dokter yang sedang mengurus disertasi itu sudah berpikir akan tambah putih karena dimasukan ke dalam sel.
“Padahal kemarin waktu di dalam sel tahanan udah mikir. Bakal tambah putih karena dimasukkan di sel jadi enggak kena matahari,” tulis Tifa.
Tifa bahkan sudah membayangkan makanan yang tidak enak dan mengerikan di dalam penjara.
Ternyata menurut Tifa, Tuhan jauh lebih sayang dengannya. Di mana dia diberi kesempatan untuk mengurus diri lebih baik untuk mendapatkan kulit putih dan tubuh langsing.
“Bakal tambah langsing karena makanan di penjara wekk mengerikan. Ternyata sama Allah,”
“Disuruh putih dengan lebih rajin pake lulur Purbasari biar ada usaha, disuruh olahraga bukan gara-gara mogok makan ransum penjara,” kata dia.
Saat ini Tifa pun akan fokus belajar untuk menghadapi sidang tertutup program S3 Kedokteran.
“Alhamdulillah. Yang Maha kuat Sejagat Raya. Allah azza wajalla berkehendak saya pulang ke rumah buat lanjut belajar menghadapi Sidang Tertutup S3,” jelas dia.
Tifa pun berterima kasih dengan semua pihak atas doanya. Menurutnya kebenaran Tuhan tidak akan terbendung dan akan terbuka seterang-terangnya.
“Buat semua Sahabat seluruh Indonesia dan dimanapun anda berada. Terimakasih banyak atas doa-doa di atas sajadah di rumah, mushola, masjid yang terus berkumandang selama 420 hari ini,”
“Kebenaran, ketika Allah titah kah untuk terbuka, tak akan bisa terbendung, apalagi oleh sekedar manusia,” doanya.