Harta Zita Anjani Anak Zulhas Melejit 1.000 Persen! Dari Rp9 Miliar Jadi Rp109 Miliar Sejak Jadi Utusan Khusus, Kok Bisa?

DEMOCRAZY.ID – Lonjakan drastis harta kekayaan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, tengah menjadi sorotan publik.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru, kekayaan putri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ini melesat bak roket hingga lebih dari 1.000 persen hanya dalam kurun waktu dua tahun.

Merujuk pada dokumen LHKPN KPK yang dirilis Selasa (17/6/2026), berikut adalah rekam jejak lompatan “fantastis” kekayaan Zita Anjani:

Kronologi Lonjakan Harta: Dari Miliaran ke Ratusan Miliar

  • Tahun 2023 (Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta): Kekayaan Zita tercatat hanya menyentuh angka Rp9,16 miliar.
  • November 2024 (Awal Menjabat Utusan Khusus Presiden): Hartanya merangkak naik menjadi Rp47,65 miliar.
  • Akhir 2024: Hanya berselang sebulan, laporan hartanya melonjak lagi menjadi Rp89,75 miliar.
  • Laporan Periodik 2025: Total kekayaan Zita resmi menembus angka fantastis Rp109,32 miliar.
  • Akumulasi Pertumbuhan: Dalam waktu sekitar dua tahun, pundi-pundi kekayaan Zita bertambah sebesari Rp100,16 miliar.

Secara matematis, kekayaannya membengkak rata-rata lebih dari Rp4 miliar setiap bulannya.

Bedah Aset: Didominasi Properti dan Tanpa Utang

Berdasarkan rincian dokumen LHKPN, total kekayaan bersih Zita Anjani yang menyentuh angka Rp109.325.511.209 tersebut ditopang oleh sejumlah aset gemuk.

Menariknya, seluruh aset ini dilaporkan bersih tanpa jeratan utang sepeser pun.

Berikut adalah rincian isi garasi hingga portofolio aset milik Zita:

  • Tanah dan Bangunan: Rp52,29 miliar (tersebar di Depok, Lampung Selatan, dan Jakarta Timur).
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp32,3 miliar.
  • Surat Berharga: Rp11,88 miilar.
  • Kas dan Setara Kas: Rp6 miliar.
  • Alat Transportasi/Kendaraan: Rp4,4 miliar.
  • Harta Lainnya: Rp2,44 miliar.

Pakar Manajemen Publik Sampaikan Sindiran

Menanggapi hal itu, pakar manajemen publik, Nandang Sutisna, menyampaikan pandangan bernada sindiran melalui akun media sosialnya di Instagram.

“Sepertinya di Indonesia untuk cepat kaya, lebih mudah jadi politisi dibandingkan jadi pengusaha,” tulis Nandang Sutisna, dikutip Jumat (9/6/2026).

Mewakil masyarakat umum, Nandang juga menyampaikan kejanggalan dan perasaan masyarakat yang harus berusaha keras agar bisa mencukupi kebutuhan keluarga.

“Kalau dibilang iri, ya kami iri, karena bagi orang biasa seperti kita jangankan untuk kaya untuk mencukupi nafkah anak istri, plus orang tua kalau masih ada, sudah sulit,” sambungnya.

Dia pun menyampaikan harapan yang ditulis dengan nada sarkas.

“Semoga beliau bisa mengajari anak muda Indonesia untuk bisa sukses dan kaya dalam waktu singkat…,” tutup Nandang Sutisna.

Sumber: Fajar

Artikel terkait lainnya