Babak Baru Isu Ijazah Jokowi! Dokter Tifa Siapkan 3 Guru Besar, Siap Bongkar Fakta Mengejutkan?

DEMOCRAZY.ID – Isu ijazah palsu mantan Presiden Republik Indonesia (RI) ke-7, Joko Widodo, ternyata belum mencapai titik akhir dan bahkan kembali memanas.

Kali ini, dokter, ilmuwan, penulis, dan aktivis kesehatan Indonesia, Tifauzia Tyassuma atau yang akrab disapa Dokter Tifa, kembali menyuarakan isu tersebut.

Persoalan ijazah palsu ini memang sudah memasuki babak persidangan. Karena itu, Dokter Tifa pun menyiapkan segala hal untuk menghadapi situasi tersebut.

Melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya, Dokter Tifa mengungkapkan dirinya telah menyiapkan tiga guru besar sebagai saksi.

“TIGA GURU BESAR KEDOKTERAN AKAN JADI SAKSI AHLI DR TIFA,” tulisnya, dikutip Selasa (9/6).

“Alhamdulillah, saya sudah mendapat konfirmasi dari tiga guru besar bidang kedokteran yang akan memberikan keterangan sebagai ahli untuk saya, jika perkara dugaan ijazah palsu JKW jadi disidangkan,” ujarnya.

Dokter Tifa juga membagikan informasi mengenai guru besar yang nantinya akan dibawa ke persidangan sebagai saksi.

Yang pertama adalah profesor ahli penyakit mata subspesialisasi refraksi atau seorang ophthalmologist refractive surgeon.

“Guru Besar pertama adalah Profesor Ahli Penyakit Mata subspesialisasi Refraksi, seorang Ophthalmologist Refractive Surgeon,” ungkapnya.

“Yang akan memberikan penjelasan dan penegasan bahwa seseorang yang berkacamata pada waktu mahasiswa tidak bisa begitu saja sembuh dan tidak lagi perlu berkacamata hanya gara-gara kacamatanya pecah dan tidak mampu membeli lagi,” sebutnya.

“Dan tentu saja beliau akan secara khusus memeriksa mata yang bersangkutan dengan berbagai peralatan ophthalmologist yang supercanggih,” lanjutnya.

Sementara itu, guru besar kedua yang akan dibawanya adalah profesor kedokteran gigi ahli susunan gigi atau orthodontist.

“Guru Besar kedua, Profesor Kedokteran Gigi Ahli Susunan Gigi atau Orthodontist. Beliau akan memberikan penjelasan tentang apakah mungkin susunan gigi yang rapi dari seorang mahasiswa bisa menjadi berantakan ketika menjadi pejabat. Sehingga misteri gigi dan bentuk gusi akan dijelaskan secara ilmiah oleh ahlinya,” paparnya.

Untuk guru besar ketiga, Dokter Tifa akan menghadirkan ahli di bidang anatomi, neuroanatomi, dan embriologi.

“Dan satu lagi, seorang Guru Besar Kedokteran Bidang Anatomi, Neuroanatomi, dan Embriologi yang akan memberikan penjelasan rinci tentang struktur 22 tulang kepala yang membentuk tengkorak, delapan tulang membentuk neurocranium atau tempurung yang mewadahi otak, dan 14 tulang viscerocranium yang membentuk tulang kepala hingga wajah,” paparnya.

“Yang akan memberikan penjelasan antara lain bahwa tulang hidung itu permanen. Kalau mancung ya mancung seterusnya, dan kalau pesek ya akan pesek sampai tua. Juga tulang tengkorak yang membuat arah pertumbuhan folikel rambut, sehingga orang punya kecenderungan rambut belah tengah atau belah pinggir bukan karena kebiasaan, tetapi karena bentuk tulang kepala, dan itu permanen,” sambungnya.

Dokter Tifa menegaskan ketiganya akan menjadi saksi ahli untuk memberikan penjelasan terkait persoalan dugaan ijazah palsu tersebut.

“Ketiganya akan mengonfirmasi penjelasan yang saya berikan di acara Rakyat Bersuara iNews tanggal 4 April 2025,” terangnya.

“Ketiga guru besar tersebut akan melengkapi beberapa guru besar yang sudah menjadi saksi ahli sebelumnya. Nama-nama masih saya rahasiakan untuk keamanan beliau-beliau,” lanjutnya.

Sumber: Fajar

Artikel terkait lainnya