VIRAL! Sindiran Tajam Paus Leo XIV Soal Perang Yang Bikin Donald Trump Meradang

DEMOCRAZY.ID – Dunia maya tengah dihebohkan oleh perseteruan terbuka antara dua tokoh paling berpengaruh di planet ini.

Tak butuh waktu lama, Donald Trump langsung bereaksi keras, memicu gelombang diskusi panas di berbagai platform media sosial.

“Tuhan Tidak Memberkati Tangan yang Berlumur Darah”

Dalam sebuah audiensi di Lapangan Santo Petrus yang kini videonya viral di berbagai kanal berita, Paus Leo XIV menyampaikan pesan perdamaian dengan nada yang tidak biasa.

Beliau menekankan bahwa klaim-klaim religius sering kali disalahgunakan untuk membenarkan agresi militer.

“Yesus adalah Raja Damai, bukan pemimpin bala tentara untuk kehancuran,” ujar Paus.

Ia menambahkan bahwa doa-doa yang dipanjatkan di atas puing-puing peperangan tidak akan sampai ke langit.

“Tuhan tidak memberkati mereka yang gemar perang. Yesus tidak akan mendengarkan doa-doa orang yang menghunus pedang dan menjatuhkan bom. Kekuasaan sejati bukan terletak pada berapa banyak nyawa yang bisa diakhiri, melainkan berapa banyak kedamaian yang bisa dibangun.” — Paus Leo XIV dalam Pesan Apostoliknya.

Trump Meradang: “Saya Bukan Fans Paus!”

Pernyataan dari Takhta Suci ini rupanya membuat telinga Donald Trump merah. Melalui media sosial miliknya, Trump langsung melancarkan serangan balasan.

Ia merasa pesan Paus tersebut adalah upaya untuk memojokkan langkah politik luar negeri Amerika yang selama ini ia gaungkan.

Trump menyebut bahwa Paus Leo XIV terlalu liberal dan tidak memahami realitas dunia yang kejam.

Dalam sebuah wawancara singkat di Joint Base Andrews, Trump bahkan tidak segan-segan merendahkan kredibilitas sang Paus.

“Dia (Paus) sangat buruk dalam kebijakan luar negeri. Dia berada di sana hanya karena mereka pikir itu cara terbaik untuk berurusan dengan saya. Jika saya tidak berada di Gedung Putih, mungkin dia tidak akan pernah terpilih menjadi Paus.” — Donald Trump dalam konferensi pers.

Sumber: Akurat

Artikel terkait lainnya