DEMOCRAZY.ID – Habib Rizieq Syihab dalam siaran LIVE Padang TV, Senin (15/6/2026), menanggapi aksi demo mahasiswa yang terjadi serentak beberapa hari ini, terutama dipicu oleh kenaikan harga BBM dan tuntutan untuk menghentikan program MBG.
โWalaupun ada pihak-pihak yang menolak Indonesia tidak gelap-gelap saja. Merasa terang.
Kalau Indonesia ini baik-baik saja, enggak banyak demo di mana-mana.
Untuk rasa itu kan juga menjadi indikator ada sesuatu yang harus dibereskan.
Dan pemerintah Indonesia, kita sarankan sekaligus kita sampaikan nasihat Jangan kuping tipis. Jangan kalau dengar kritik tuh marah.
Jadi unjuk rasa-unjuk rasa ini sebetulnya harus dijadikan sebagai indikator bhawa ada hal yang tidak beres di negeri ini.
Orang enggak teriak kalau negeri ini baik-baik saja.
Orang enggak turun ke jalan kalau negeri ini baik-baik saja.
Apalagi sekarang demonya merata nih. Hampir di setiap provinsi ada.
Dan yang demo ini bukan dari sembarang kalangan, tapi dari kalangan mahasiswa. Nah ini jangan diremehkan. Dan ini jangan dipandang remeh.
Karena kalau demo untuk rasa semacam ini diremehkan, dipandang remeh, dipandang sebelah mata, ini bisa menjadi bola salju.
Dan itu harus dicegah oleh pemerintah. Nah caranya bagaimana? Jangan kritik, dijawab dengan kritik. Jangan kritik, dijawab dengan nyinyir.
Kritik dijawab dengan kebijakan. Kritik dijawab dengan perbaikan. Kritik dijawab dengan keputusan-keputusan yang lebih baik. Nah itu kan mustinnya seperti itu.
Jadi jadikan kritik itu sebagai masukan untuk pemerintah memperbaiki diri.โ
๐๐
[VIDEO]
Habib Rizieq: Unjuk Rasa itu Indikator bahwa Ada Hal yang Tidak Beres di Negeri ini
(Live Padang TV, 15 Juni 2026) pic.twitter.com/XG2Z04i3pf
โ Mas P1yu๐๐ฎ๐ฉ (@Piyusaja2) June 16, 2026