DEMOCRAZY.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) kembali menyerukan aksi evaluasi kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
“Kami akan mengadakan aksi pada tanggal 28 Oktober 2026, sejak pagi hari, dengan titik aksi di Bundaran HI (Jakarta),” kata Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI, Lionel Sihaloho kepada fajar.co.id, Senin (26/10/2026).
Lionel mengatakan aksi BEM UI terbuka bagi siapapun.
Keterlibatan masyarakat, menurutnya sangat penting.
“Aksi yang diselenggarakan oleh BEM UI selalu terbuka untuk masyarakat karena mahasiswa adalah bagian dari masyarakat itu sendiri,” ungkap Lionel.
“Pun di Aksi 28 Oktober ini kami sangat berharap partisipasi dan kehadiran seluruh masyarakat,” sambung Lionel.
Dia mengatakan ada tiga hal utama yang saling berkaitan mengenai latar belakang tuntutan.
Pertama evaluasi pemerintahan dua tahun Prabowo-Gibran, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan bencana, serta kondisi dan stabilitas ekonomi negara.
“Hal ini juga senada dengan tuntutan serta kajian Komite Sadar untuk aksi tanggal 20 Oktober yang lalu,” terang Lionel.
Tiga hal tersebut, dikategorikan lagi ke dalam lima sektor.
“Yakni Ekonomi, Lingkungan, Pelayanan Publik, Hukum & Tata Kelola Negara, dan HAM & Demokrasi,” ucap Lionel.
Setelahnya, Lionel mengatakan, pihaknya menghimpun keresahan rakyat luas melalui Form Tuntutan Rakyat, yang telah dipublikasikan beberapa pekan lalu.
“Tuntutan yang akan dibawa pada aksi 28 Oktober nanti berfokus pada kelima sektor tersebut. Kami akan menyusun tuntutan tersebut sesuai dengan keresahan rakyat yang tertuang dalam Form Tuntutan Rakyat,” pungkasnya.
BEM UI juga diketahui telah mengunggah seruan aksi untuk 28 Oktober mendatang melalui akun media sosial resminya.
“Panggilan kepada seluruh rakyat Indonesia, yang sadar akan kondisi saat ini,” tulis @bemui_official di Instagram.
Mereka menyerukan semua pihak terlibat.
“Hak kita adalah hari-hari esok di mana mereka telah tiada dan kita yang menempati tanah ini. Tanggung jawab kita adalah memastikan itu terjadi. Oleh karenanya, berkumpullah ketika panggilan itu datang!”
👇👇
View this post on Instagram