Ramai-Ramai Menteri Ekonomi RI Mengundurkan Diri, Ini Penyebabnya!

DEMOCRAZY.ID – Mungkin tak banyak yang tahu bahwa Indonesia pernah mengalami salah satu krisis politik dan ekonomi paling dramatis dalam sejarah modern.

Saat itu, 14 menteri bidang ekonomi dan pembangunan secara bersamaan menyatakan mundur dari kabinet pada 20 Mei 1998.

Langkah tersebut menjadi pukulan telak bagi pemerintahan Presiden Soeharto dan mempercepat berakhirnya kekuasaannya yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade.

Keputusan mundur terjadi di tengah krisis moneter yang meluluhlantakkan fondasi ekonomi nasional.

Nilai tukar rupiah ambruk, inflasi melonjak, perbankan limbung, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah nyaris habis.

Pada hari itu, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Ginandjar Kartasasmita memimpin rapat para menteri ekonomi di Gedung Bappenas, Jakarta.

Mungkin tak banyak yang tahu bahwa Indonesia pernah mengalami salah satu krisis politik dan ekonomi paling dramatis dalam sejarah modern.

Saat itu, 14 menteri bidang ekonomi dan pembangunan secara bersamaan menyatakan mundur dari kabinet pada 20 Mei 1998.

Langkah tersebut menjadi pukulan telak bagi pemerintahan Presiden Soeharto dan mempercepat berakhirnya kekuasaannya yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade.

Keputusan mundur terjadi di tengah krisis moneter yang meluluhlantakkan fondasi ekonomi nasional.

Nilai tukar rupiah ambruk, inflasi melonjak, perbankan limbung, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah nyaris habis.

Pada hari itu, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Ginandjar Kartasasmita memimpin rapat para menteri ekonomi di Gedung Bappenas, Jakarta.

Sumber: CNBC

Artikel terkait lainnya