Duet Maut di Luar Nalar? Elite PDIP Ungkap Kemungkinan Koalisi Gibran-Anies Pada Pilpres 2029!

DEMOCRAZY.ID – Kepala Badan Riset PDI Perjuangan Andi Widjajanto menyebut Gibran Rakabuming Raka berpotensi berpasangan dengan Anies Baswedan di Pemilu 2029

Hal tersebut disampaikan Andi saat podcast bersama pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) di channel YouTube Hendri Satrio Official.

Mulanya, Hensa bertanya mengenai kembali munculnya nama Anies dalam pembicaraan tentang peta politik Jokowi menuju 2029.

Menurut Andi, hubungan politik tidak selalu berjalan lurus.

Tokoh yang pernah berseberangan bisa saja berada di kubu yang sama ketika kepentingan dan konfigurasi politik berubah.

“Ya, politik enggak ada yang impossible. Itu juga sesuatu yang harus kita siap kaget,” kata Andi dalam tayangan tersebut.

Mantan Sekretaris TKN Jokowi-JK 2014 itu pun menegaskan berbagai kemungkinan masih terbuka.

Termasuk kemungkinan terbentuknya konfigurasi politik yang mempertemukan Gibran Rakabuming Raka dengan Anies.

“Ini mungkin kondisi yang bisa tiba-tiba ya, Gibran-Anies. Dan bisa saja Aniesnya mau, namanya politik,” ujar Andi.

Namun, Andi juga menyebut skenario lain.

Anies, menurut dia, bisa saja memilih menunggu selama lima tahun sebelum kembali maju dengan kendaraan politiknya sendiri.

“Mungkin dia bisa bersabar dulu lima tahun, habis itu dia maju sendiri, ya itu yang namanya kalau sekarang Marvel gitu, multiverse. Universe ini, universe ini, universe itu ya, multiverse gitu kan, harus kita siapkan sekarang,” katanya.

Di sisi lain, menurut Andi, Jokowi merupakan politikus yang terbiasa menyiapkan lebih dari satu jalur untuk mencapai tujuan politik.

Ia mengatakan, Jokowi tidak pernah hanya memiliki satu skenario atau satu tim.

Sebaliknya, sejumlah tim dapat diberikan tugas serupa dan bergerak secara bersamaan.

“Pak Jokowi yang saya pahami selalu tidak pernah punya skenario tunggal. Tidak hanya skenario A. Dia akan punya skenario bahkan lawannya A, atau skenario alternatif dari A,” kata Andi.

Strategi tersebut, lanjut Andi, membuat Jokowi memiliki banyak pilihan ketika situasi politik berubah.

Ia menilai, tim yang dianggap paling siap, paling cepat bergerak, dan memiliki peluang terbesar kemudian dapat dipilih.

Untuk menghadapi Pemilu 2029, Andi memperkirakan Jokowi dapat membangun sejumlah jalur, mulai dari PSI, mantan relawan, mantan menteri, hingga kemungkinan kembali bekerja sama dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Nanti dilihat saja, mana yang peluangnya paling bagus, paling besar, dan risiko politiknya ke Pak Jokowi paling kecil,” pungkas Andi.

[FULL VIDEO]

Artikel terkait lainnya