Geger! Rapat DPRD Riau Berujung Baku Hantam, Aksi Saling Pukul Anggota Dewan Jadi Sorotan

DEMOCRAZY.ID – Dua anggota DPRD Riau, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet, terlibat cekcok hingga berujung baku hantam dari masa simpatisan atau pendukung keduanya.

Pascakeributan itu, Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, memberikan klarifikasi dan penjelasan.

Kaderismanto menjelaskan, Parisman dan Indra mengikuti rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau.

Rapat dimulai pada pukul 10.00 WIB. Setelah istirahat siang, rapat dilanjutkan pukul 14.00 WIB.

Setelah selesai rapat, Parisman dan Indra terlibat cekcok mulut.

Pada saat mereka berdua keluar dari ruang rapat, ternyata di luar sudah ramai sekelompok pria yang diduga massa simpatisan dari kedua wakil rakyat tersebut.

Kedua kelompok tersebut baku hantam. Ada yang sampai melakukan pengeroyokan.

Salah seorang sekuriti kantor DPRD Riau, berinisial A, berusaha melerai keributan.

Namun, ia justru menjadi korban luka robek di bagian kepala.

👇👇

Beda Pendapat

Kaderismanto mengklarifikasi bahwa yang terlibat baku hantam bukan kedua anggota dewan yang sempat cekcok.

Namun, massa dari luar yang belum diketahui asalnya. Kedatangan orang-orang itu masih didalami DPRD Riau.

Menurut Kaderismanto, cekcok antara Parisman dengan Indra, hanya karena beda pendapat.

Ia juga menegaskan, keributan Parisman dan Indra terjadi setelah rapat.

“Mungkin saja ada perbedaan pendapat, ada bahasa yang (kurang tepat) dan cara menanggapinya ada ketersinggungan. Ini serta merta spontan saja, bukan sesuatu yang terencana,” kata Kaderismanto saat konferensi pers di DPRD Riau di Pekanbaru, Jumat (17/7/2026).

Dia menuturkan, selama ini setiap kali rapat, baik di Banggar maupun Paripurna, hal yang bisa beda pendapat dan terjadi ketegangan.

“Itu biasa saja. Jadi kawan-kawan ini bebas menyampaikan tanggapan, memberikan masukan dan sebagainya. Hanya saja, mungkin kemarin ada kesalahpahaman dan saling emosi,” ujar Kaderismanto.

Bahasan Rapat

Kaderismanto menyebut, ketegangan antara Parisman dan Indra terjadi serta rapat.

Dia mengatakan, rapat tersebut juga tidak sedang membahas soal anggaran.

“Rapat Banggar dengan TAPD itu bukan membahas anggaran, tapi LKPJ gubernur tahun 2025,” sebut Kaderismanto.

Terkait permasalahan Parisman dengan Indra, Kaderismanto menyampaikan bahwa pihaknya akan memfasilitasi untuk berdamai.

Menurutnya, selama ini keduanya tidak ada masalah pribadi.

Sebagaimana diberitakan, kericuhan terjadi saat rapat membahas anggaran di kantor DPRD Riau di Pekanbaru, Kamis (16/7/2026) sore.

Kericuhan diduga berawal dari adu mulut antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dengan Ketua Komisi V DPRD Riau, Indra Gunawan Eet, saat mereka sedang rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau.

Artikel terkait lainnya