DEMOCRAZY.ID – Netizen menyoroti cuplikan video Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengejar golf car yang ditumpangi Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Diketahui Modi mengunjungi Candi Hindu terbesar di Indonesia yang terletak Yogyakarta yakni Candi Prambanan dalam kunjungan kenegaraan Rabu (8/7/2026).
Terlihat dalam kunjungan ke Prambanan, Prabowo mendampingi Modi dan mengajaknya menaiki Golf Car berkapasitas empat penumpang.
Menbud Fadli Zon jalan kaki sambil jelaskan ke PM India tentang Candi Prambanan pic.twitter.com/ZphdGkbEbo
— blaugranaline. (@blaugrana1O) July 9, 2026
Kedua pemimpin negara itu duduk di belakang sementara Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan seorang pria India duduk di kursi depan.
Adapun Teddy bertugas mengemudikan Golf Car menuju Candi Prambanan.
Netizen kemudian menyorot Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon yang berjalan kaki tergesa mengimbangi kecepatan Golf Car.
Fadli Zon terlihat berjalan tergesa bersama Paspampres lainnya mengimbangi kecepatan Golf Car.
Bukankah lebih elegan jika Fadli Zon yg nyetir sambil menjelaskan tentang candi Prambanan, secara kan dia menteri kebudayaan.
Kenapa jadi seorang seskab yg harus di mobil sedangkan Fadli Zon harus berjalan sambil panas panasan begitu ?Fadli Zon yg ikut Prabowo puluhan tahun… pic.twitter.com/K1pE9jV5Zs
— 🅽🅸🅲🅺🆈 🅰🆁🆃🅰 🇮🇩 (@Inie_UtyCute) July 10, 2026
Politisi Partai Gerindra itu pun terlihat berbicara dengan Narendra yang duduk di kursi Golf Car.
Mobil Golf Car yang dikendarai Teddy itu melaju sekira 200 meter hingga sampai Candi Prambanan.
Cuplikan video Fadli Zon mantan Wakil Ketua DPR RI berlari di samping Teddy Indra Wijaya pun dikomentari netizen di X.
Sebab seharusnya dalam tatanan kenegaraan, Fadli Zon yang menyetir Golf Car yang ditumpangi dua kepala negara.
Tak perlu narasi ngalor ngidul. Suka atau tidak. Teddy tetap istimewa dibandingkan Fadli Zon. https://t.co/dzmkCrO2Bg
— Fai Nomady (@FaiNomady) July 13, 2026
Hal itu lantaran Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan RI sementara Sekretaris Kabinet (Seskab) merupakan pejabat setingkat Eselon II.
“Harusnya itu Menbud yang nyetirin sambil jelasin Prambanan. Seskab sebagai pejabat Eselon II yang jalan kaki mengiringi,” jelasnya.
Posisi Sekretaris Kabinet (Seskab) berada di bawah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).
Sehingga jabatan Seskab bukan setingkat Menteri namun setingkat ASN golongan II.
pemerintah minta video teddy kendarai mobil golf di prambanan jangan diperluas:
– sorotan muncul karena fadli zon jalan kaki,
– sementara teddy nyetir mobil golf presiden
– nilai ini wajar, sudah ada pembagian tugas antara keduanya
– kalau fadli yang nyetir, dia akan kesulitan… pic.twitter.com/LlnZuOR51T— Lambe Saham (@LambeSahamjja) July 13, 2026
Sebelumnya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi mengunjungi Kompleks Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu, 8 Juli 2026.
Kunjungan tersebut menjadi momentum dimulainya kerja sama konservasi Candi Prambanan sebagai tindak lanjut komitmen yang telah disepakati kedua negara dalam kemitraan strategis Indonesia–India.
Dalam pernyataannya sehari sebelumnya di Istana Merdeka, Jakarta, PM Narendra Modi menyampaikan bahwa dirinya bersama Presiden Prabowo akan meresmikan dimulainya proyek konservasi Candi Prambanan.
Menurut PM Modi, candi yang telah berusia lebih dari seribu tahun tersebut merupakan simbol keterkaitan sejarah dan budaya yang dimiliki bersama oleh Indonesia dan India.
Kerja sama konservasi ini merupakan implementasi dari kesepakatan yang dicapai kedua pemimpin saat pertemuan Indonesia–India pada tahun 2025.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah India bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Indonesian Heritage Institute, dan Archaeological Survey of India (ASI) telah melakukan serangkaian persiapan teknis, termasuk peninjauan lapangan dan penyusunan laporan proyek konservasi.
Sebelumnya, kedua negara juga telah menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk Konservasi dan Pemugaran Kompleks Candi Prambanan sebagai salah satu hasil pertemuan bilateral Presiden Prabowo dan PM Modi di Istana Merdeka.
Penandatanganan tersebut menjadi landasan awal dimulainya kolaborasi konservasi terhadap salah satu situs warisan budaya dunia yang memiliki nilai sejarah, arsitektur, dan peradaban yang tinggi.
Upaya konservasi tersebut juga menjadi semakin penting seiring tingginya minat masyarakat untuk mengunjungi Candi Prambanan.
Sepanjang tahun 2025, kawasan cagar budaya tersebut dikunjungi lebih dari 2,3 juta wisatawan, sementara hingga triwulan II tahun 2026 jumlah kunjungan telah mencapai lebih dari 1,3 juta wisatawan.
Tren tersebut mempertegas posisi Candi Prambanan sebagai salah satu destinasi warisan budaya unggulan Indonesia yang terus berkembang menjadi destinasi budaya berkelas dunia, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pariwisata nasional.
Melalui kolaborasi ini, Indonesia dan India memperkuat kerja sama di bidang pelestarian warisan budaya sekaligus mempererat hubungan historis yang telah terjalin selama berabad-abad.
Proyek konservasi tersebut diharapkan dapat menjaga kelestarian Candi Prambanan dengan mengedepankan standar konservasi internasional sehingga warisan budaya dunia tersebut tetap terpelihara bagi generasi mendatang.