DEMOCRAZY.ID – Di tengah gonjang-ganjing saling sandera Polisi dan Kejaksaan Agung RI, Presiden RI Prabowo Subianto meminta anggota Polri dan TNI untuk introspeksi diri.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 5 Bendungan di Indonesia yang diselenggarakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (10/7/2026).
Prabowo pun mengomentari sejumlah institusi yang ada di Indonesia.
Prabowo mengimbau agar seluruh institusi melakukan introspeksi termasuk TNI dan Polri.
Sambil menunjuk-nunjuk para Jenderal TNI dan Polri yang hadir, Prabowo meminta para pejabat kedua institusi itu melakukan introspeksi.
Adapun acara peresmian itu dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto.
“Pejabat-pejabat militer TNI dan Polisi, intropeksi!” perintah Kepala Negara RI itu.
Ketua Umum Partai Gerindra itu mengingatkan bahwa bintang di pundak para Jenderal TNI dan Polri itu berasal dari rakyat.
Sehingga Prabowo mengingatkan agar para pejabat TNI dan Polri tidak lupa dengan bintang yang dititip oleh rakyat di pundak para jenderal tersebut.
Kemudian Prabowo pun menyinggung soal korupsi di Indonesia.
Sambil berupaya menjaga pernyataannya, Prabowo memaki para koruptor.
Prabowo merasa pemerintahannya banyak diserang oleh para koruptor.
Namun Prabowo memastikan di era kepemimpinannya, para koruptor akan dilawan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
“Saya enggak boleh bilang koruptor bajingan, gak boleh itu. Nanti itu yang diblow up media,” ucapnya.
Sumber: Tribun