

DEMOCRAZY.ID – Perusahaan putra bungsu Presiden RI-7 Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, yakni PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) terlilit utang di sejumlah instansi hingga Rp2,88 triliun.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/7/2026), Kaesang melalui perusahaannya PT Harapan Bangsa Kita (GK Hebat) memiliki saham di PMMP sebanyak 188,24 juta saham atau sekitar 7,27 persen.
Dalam laporannya ke BEI, total saldo utang bank PMMP per 31 Mei 2026 sebanyak 160.128.549 dolar AS dan Rp Rp6.328.297.977.
Alhasil total utang PMMP bentuk dolar AS dan rupiah jika dihitung dengan kurs saat ini Rp17.952 per dolar AS maka jumlahnya mencapai Rp2,88 triliun.
Adapun rinciannya sebagai berikut:
Direktur PMMP, Martinus Soesilo menyampaikan, selama proses restrukturisasi, perseroan telah melakukan pelunasan uutang bank sebesar 29.643.536 dolar AS dan Rp153.563.461.605.
“Upaya Perseroan untuk memperbaiki struktur permodalan kembali positif yakni dengan right issue, serta mengconvert sebagian hutang usaha menjadi saham (MTN),” tulis Martinus dalam keterbukaan informasi BEI.
Ia juga menyampaikan, sejak 2024 hingga saat ini sudah ada 37 orang staf dan 79 orang harian dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), dan 82 staf mengundurkan diri.
“Pemutusan hubungan kerja dengan karyawan dikarenakan penurunan kapasitas produksi,” ucapnya.
Diketahui PMMP merupakan industri pengolahan udang, pembekuan udang dan perdagangan, berlamat di Jalan Bubutan 16-22 Kav-A No.1-2 Surabaya, Jawa Timur.
Sumber: Tribun