DEMOCRAZY.ID – Fraksi Partai Gerindra DPR RI bereaksi keras menyikapi isu liar yang beredar di media sosial terkait perintah pengawasan terhadap gerak-gerik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Isu tersebut menyebutkan adanya rapat khusus yang dipimpin Ketua Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, untuk memantau sang Wapres.
Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, memastikan kabar tersebut sepenuhnya hoaks.
Lihat postingan ini di Instagram
Baca JugaSebuah kiriman dibagikan oleh tempo.co by Tempo Media Group (@tempodotco)
Ia menegaskan, dalam setiap rapat fraksi yang dipimpin Budi Djiwandono, tidak pernah sekali pun muncul pembahasan mengenai pengawasan terhadap Wapres.
“Saya selalu hadir dan ikut memimpin rapat-rapat di Fraksi Gerindra dan tidak ada perintah maupun pembahasan hal tersebut,” tegas Bambang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.
Bambang meluruskan bahwa fokus utama Fraksi Gerindra saat ini adalah mengawal kesejahteraan rakyat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing, bukan melakukan pengawasan politik terhadap mitra koalisi.
“Yang ada adalah perintah untuk mengawasi ketersediaan pangan dan harga sembako di daerah pemilihan semua anggota DPR agar kita dapat memastikan kondisi masyarakat tetap terjaga daya belinya,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka tetap solid tanpa retak sedikit pun.
Bambang memperingatkan pihak-pihak yang mencoba memecah belah pemerintah.
“Dan hubungan keduanya sangat baik. Ini gosip tidak benar dan cenderung memprovokasi dan mengadu domba,” ujarnya.
Menyikapi fitnah yang beredar, Fraksi Gerindra tidak tinggal diam. Bambang menyatakan pihaknya akan mengambil langkah hukum tegas.
“Atas adanya tudingan yang tidak benar itu, Partai Gerindra akan melayangkan somasi,” pungkasnya.