Ichsanuddin Noorsy Beri Kritik Pedas: UGM Sudah Berada di ‘Titik Nadir’ Terkait Kasus Ijazah Jokowi!

DEMOCRAZY.ID – Pengamat Ekonomi Politik Ichsanuddin Noorsy mengatakan bahwa Universitas Gadjah Mada (UGM) berada di titik nadir terkait kasus ijazah.

Dalam hal ini, kasus yang dimaksud terkait polemik keabsahan ijazah Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berlarut-larut.

“UGM berada di titik nadir dalam kasus ijazah, titik nadir dalam posisi ijazah,” kata Ichsanuddin dalam program Rakyat Bersuara iNews, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, polemik yang dimaksud tak kunjung berujung hingga ditunggangi banyak kepentingan.

“Anda bisa lihat pada kasus Roy sama Tifa, kenapa mesti sepanjang itu repotnya masalahnya, cuma persoalan ijazah, tapi terus digulung habis-habisan walaupun formatnya untuk tujuannya macam-macam, terserah,” ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan telah melimpahkan berkas perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

“Telah melimpahkan perkara tindak pidana umum atas nama terdakwa Dr. Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo dan Terdakwa dr Tifauzia Tyassuma di Pengadilan Negeri Jakarta Timur,” kata Kasi Intel Kejari Jakarta Timur Yogi Sudharsono dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Yogi menjelaskan, pelimpahan itu dilakukan oleh Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melalui Kejaksaan Negeri Jakarta Timur pada pukul 14.45 WIB.

“Bahwa dasar pelimpahan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur adalah berdasarkan Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 114/KMA/ SK.HK2.2/VI/2026 tanggal 22 Juni 2026 tentang Penunjukan Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk Memeriksa dan Memutus Perkara Pidana,” ujar dia.

Artikel terkait lainnya