DEMOCRAZY.ID – Dr. Bonatua Silalahi adalah seorang pengamat kebijakan publik, peneliti independen, dan aktivis keterbukaan informasi publik.
Ia dikenal luas karena aksinya dalam menggugat keterbukaan informasi terkait dokumen pendidikan pejabat negara, terutama ijazah mantan Presiden Joko Widodo dan ijazah Gibran Rakabuming Raka.
Bonatua menjadi sorotan publik melalui serangkaian gugatan sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP):
Bonatua mengajukan permohonan informasi kepada KPU untuk mendapatkan salinan ijazah Joko Widodo yang digunakan dalam pendaftaran Pilpres 2014 dan 2019.
Pada Februari 2026, ia berhasil menerima lima berkas salinan ijazah tanpa sensor dari KPU, yang mencakup dokumen pencalonan sebagai Wali Kota Solo (2005 & 2010), Gubernur Jakarta (2012), hingga Presiden (2014 & 2019).
Ia mengklaim menemukan sejumlah kejanggalan dalam dokumen-dokumen tersebut, seperti format Nomor Induk Pegawai (NIP) dan tanggal legalisir yang ia anggap tidak konsisten dengan aturan administrasi pemerintahan.
Pada Maret 2026, KIP juga mengabulkan gugatan Bonatua terhadap Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait dokumen pendidikan Gibran Rakabuming Raka.
Saksi Ahli:
Karena keahliannya dalam meneliti dokumen publik, ia pernah dihadirkan sebagai saksi ahli oleh pihak Roy Suryo dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus pencemaran nama baik terkait ijazah Jokowi.
***
Di akun media sosial X Bonatua Silalahi @Bonatua766hi baru saja mengumumkan buku karyanya:
TELAH TERBIT!!
Buku “IJAZAH JOKOWI TAK ADA: Belum Diautentikasi, Tidak Diklarifikasi, Hanya Diverifikasi” kini resmi hadir dalam versi e-Book di Google Play Books.
Ditulis berdasarkan penelitian ilmiah independen sejak 2022, buku ini membongkar persoalan sistemik negara dalam memastikan keaslian dokumen publik sebagai dasar legitimasi kekuasaan.
Penelitian ini melibatkan:
17 Institusi Negara (K/L/PD)
2 Partai Politik
>100 aktor
60 media/platform
🔥 Highlight utama:
“Mengungkap banyak hal baru dan mengejutkan yang belum pernah saya sampaikan di media mana pun.”
Buku ini tidak menyerang individu, tetapi menguji sistem negara secara menyeluruh—dari pemilu, kearsipan, hingga keterbukaan informasi publik.
📖 Baca / beli / lihat sampel:
Klik link berikut lalu ikuti petunjuk dari Google
👉 https://play.google.com/store/books/details?id=W7LPEQAAQBAJ
✔ Bisa dibaca kapan saja & di mana saja
✔ Fitur pencarian untuk langsung ke topik
👇👇
TELAH TERBIT!!
Baca JugaBuku “IJAZAH JOKOWI TAK ADA: Belum Diautentikasi, Tidak Diklarifikasi, Hanya Diverifikasi” kini resmi hadir dalam versi e-Book di Google Play Books.
Ditulis berdasarkan penelitian ilmiah independen sejak 2022, buku ini membongkar persoalan sistemik negara dalam… pic.twitter.com/3mlvcNSC8F
— Bonatua Silalahi (@Bonatua766hi) April 15, 2026