DEMOCRAZY.ID — Polemik seputar program andalan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), kembali menuai sorotan tajam menyusul insiden keracunan massal yang menimpa para pelajar di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Komedian sekaligus pegiat media sosial, Sam Darma Putra Ginting atau yang akrab sapa Sammy Notaslimboy, melontarkan kritik menohok dengan menilai bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara tidak langsung telah mengakui potensi bahaya dari program tersebut.
Kritik itu dilayangkan Sammy menyusul langkah Gibran yang menyarankan para siswa untuk membawa bekal mandiri dari rumah sebagai langkah antisipasi sementara pasca-kasus keracunan.
“Gibran sudah mengakui, MBG berbahaya. Makan yang disiapkan ibu dari rumah dulu,” tulis Sammy di akun X pribadinya, dikutip Kamis (17/9/2026).
👇👇
Gibran sudah mengakui, MBG berbahaya. Makan yang disiapkan ibu dari rumah dulu…
— Sammy Notaslimboy (@NOTASLIMBOY) September 16, 2026
Gibran: “Saya titip anaknya bawa bekal dari rumah aja yg dimasak oleh ibunya masing-masing”
Sudaryono: “MBG keseluruhan ga ada masalah, ini yg rame di sosmed, ini masalah ideologis & politik”Pecah kongsi! MBG buat mereka cuma catur politik, saling serang narasi! pic.twitter.com/lPM56Pbtz1
Baca Juga— Arif Zulfikar (@ArfZulfikar) September 14, 2026
Sebelumnya, polemik ini bermula ketika Wapres Gibran turun tangan menjenguk langsung para pelajar korban dugaan keracunan MBG di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Jumat (11/9/2026).
Di hadapan para orang tua murid, Gibran berpesan agar kesehatan anak-anak diprioritaskan dan tidak dipaksakan kembali ke sekolah sebelum benar-benar pulih.
Disaat banyak kasus keracunan akibat MBG, Gibran terlihat menjenguk korban. Ini gaya politiknya bener2 bocor alus sih! Cuma sayang obrolannya tetap kosong. pic.twitter.com/rOm5jWB25B
— Dumdum (@yusuf_dumdum) September 11, 2026
“Jangan dipaksakan masuk kalau sebelum fit total ya pak, ya. Dan saya titip anaknya mungkin bawa bekal dari rumah saja. Bawa bekal yang dimasak ibunya masing-masing,” ucap Gibran saat berdialog dengan warga.
Kendati demikian, imbauan membawa bekal mandiri tersebut ditegaskan sebagai langkah kehati-hatiān sementara bagi siswa yang terdampak atau masih dalam masa pemulihan, alih-alih menghentikan program strategis nasional tersebut secara nasional.
Gibran minta maaf soal MBG langsung dipuji-puji, melek woy! ada gitu dia minta maaf soal melanggar kontistusi pas maju cawapres? ada gitu dia minta maaf soal 19 juta lapangan kerja?
mereka cuma lagi main bad cop good cop aja itu. Jangan sampe ketipu.— Gus Dika Official (@GusDikaOfficial) September 17, 2026
Dalam lawatannya tersebut, Gibran atas nama pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban.
Ia memastikan seluruh biaya perawatan medis ditanggung penuh oleh negara serta menginstruksikan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan standar keamanan pangan agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.
Basa basi Gibran saat jenguk korban keracunan MBG di Karo : Kamu mimisan ya?
Pecah tawaku gaes, buat basa basi aja dia sekopong itu 😭🤣 pic.twitter.com/6lbpR7bTt1— Uni liswara (@Uniliswara0) September 11, 2026