Alumni UGM: Kami Tak Pernah Lihat Jokowi Ikut Satu Kali Pun Acara Dies Natalis!

DEMOCRAZY.ID – Teka-teki mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali memanas.

Kali ini, Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa melontarkan pernyataan yang cukup menohok.

Sebagai sesama alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM), Dokter Tifa secara terbuka mengaku tidak pernah sekalipun melihat Jokowi menghadiri acara dies natalis kampus mereka.

“Jejak” yang Hilang di Kampus Biru

Dalam keterangannya, Dokter Tifa membandingkan Jokowi dengan para alumni UGM lainnya yang memiliki posisi penting di pemerintahan.

Menurutnya, acara tahunan kampus seperti dies natalis dan kegiatan napak tilas selalu rutin dihadiri oleh tokoh-tokoh besar.

“Di acara dies natalis, selalu ada napak tilas dari kampus pertama. Pejabat-pejabat seperti Pak Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan selalu hadir setiap tahun,” ujar Dokter Tifa, Jumat (17/7/2026).

Tidak hanya mereka, Dokter Tifa pun menyebutkan bahwa dirinya, Roy Suryo, hingga Mahfud MD sering terlibat dalam berbagai kegiatan alumni.

Namun, dari sekian banyak kesempatan, sosok Jokowi seolah “hilang” dari peredaran.

“Begitu juga dengan saya, Mas Roy, dan Pak Mahfud MD. Tapi, tidak pernah kami melihat beliau (Jokowi) ikut satu kali pun dalam acara dies natalis tersebut,” tambahnya dengan nada heran.

Keraguan yang Kian Menjadi-jadi

Absennya Jokowi dalam berbagai acara ikatan alumni, baik saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden, membuat Dokter Tifa semakin yakin untuk meragukan status Jokowi sebagai alumnus yang “aktif” di kampusnya sendiri.

Baginya, kebiasaan seorang alumnus yang memiliki kiprah besar biasanya selalu melibatkan diri dalam kegiatan almamater.

Ketidakhadiran yang konsisten ini pun menjadi salah satu alasan utamanya dalam mempertanyakan keaslian ijazah tersebut.

“Dinding” Dakwaan Jaksa

Pernyataan Dokter Tifa ini muncul di tengah panasnya persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Di sisi lain, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tetap bersikeras pada dakwaannya.

Jaksa menyatakan bahwa tuduhan Dokter Tifa tidak berdasar karena telah terbantahkan oleh hasil pemeriksaan Laboratorium Kriminalistik.

Jaksa mengklaim bahwa ijazah Jokowi telah dinyatakan identik dengan 14 ijazah pembanding lainnya.

Namun, pihak Dokter Tifa tampaknya tidak bergeming.

Mereka kini tengah bersiap memasuki agenda pembuktian untuk menguji keabsahan klaim jaksa di hadapan majelis hakim.

Apakah absennya Jokowi dari panggung alumni ini hanyalah kebetulan, atau justru menjadi kepingan puzzle penting yang selama ini disembunyikan?

Sidang pembuktian di PN Jakarta Timur mendatang dipastikan akan menjadi ajang adu bukti yang sangat krusial bagi kedua belah pihak.

Artikel terkait lainnya