DEMOCRAZY.ID – Waktu setelah sholat subuh seringkali dianggap sebagai waktu yang rawan godaan. Dinginnya udara pagi dan bantal membuat banyak orang memilih kembali terlelap.
Faktanya, waktu antara sholat subuh hingga matahari terbit adalah jangka waktu berharga yang diberkahi Allah SWT. Ada banyak amalan setelah sholat Subuh yang bisa dilakukan setiap Muslim.
Menurut buku Saku Tuntunan Doa dan Dzikir karya Rahmadi Wibowo Suwarno dan Qaem Aulassyahied (2021:18), misalnya secara khusus memaparkan urutan dzikir dan doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW untuk diamalkan setelah sholat subuh.
Amalan sunnah ini pun tak memakan waktu lama dan bisa dilaksanakan segera setelah selesai sholat wajib.
Mengisi waktu berharga dengan amalan setelah sholat subuh bukan hanya memperkuat koneksi spiritual, tetapi juga secara nyata meningkatkan kualitas hidup, mental dan produktivitas sepanjang hari.
Setelah selesai menunaikan sholat subuh, setiap muslim dianjurkan untuk tidak langsung beranjak. Setiap muslim dianjurkan untuk meluangkan waktu untuk berdzikir.
Dzikir ini berfungsi sebagai penambal kekurangan dalam sholat dan sebagai bentuk syukur atas kesempatan beribadah.
Masih dalam Buku Saku Tuntunan Doa dan Dzikir tahun 2021, amalan setelah sholat subuh dimulai dengan dzikir umum setelah sholat fardhu.
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
Latin: Astagfirullaah (3x)
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah (HR Ahmad)
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَاذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Allahuma antas-salaam wa minkas-salaam tabaarakta yaa dzal-Jalaali wal-Ikraam
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Damai dan dari-Mu (datang) kedamaian; Maha pemilik segala keberkahan wahai Allah, Tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan.
Selanjutnya dianjurkan membaca zikir ini yang dihitung sebanyak sepuluh kali
لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ بِيَدِهِ الْخَيْرِ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu, biyadihil-khairi, yuhyii wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir. (10x).
Artinya: Tiada sesembahan selain Allah semata dan satu-satunya. Tiada sekutu atas-Nya, Miliknyalah segala kekuasaan dan kerajaan dan bagi-Nya setiap pujian, dalam genggaman-Nyalah segala kebajikan, la yang Maha menghidupkan lagi mematikan, dan Dialah Zat yang Maha berkuasa atas segala sesuatu.
Amalan setelah sholat subuh ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak 7 kali
اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ
Allahumma ajirnii minan-naar (7x).
Artinya: Ya Allah lindungi aku dari neraka. (HR Ahmad.)
Selain dzikir setelah sholat, ada pula amalan-amalan yang diajarkan Nabi dan anjuran lain yang sangat baik dilakukan saat waktu pagi tiba.
Dzikir pagi adalah kumpulan doa yang dianjurkan dibaca setelah sholat subuh hingga waktu matahari terbit.
Doa Pagi
اللَّهُمَّ بِكَ أصْبَحْنَا ، وَبِكَ أمْسَيْنَا ، وَبِكَ نَحْيَا ، وَبِكَ نَمُوتُ ، وَإلَيْكَ النُّشُورُ
Latin: Allāhumma bika ashbaḥnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan-nushūr.
Arti: “Ya Allah, dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).” (HR. At-Tirmidzi, Shahih At-Tirmidzi, Husnul Muslim hlm.82, Fiqhul A’diyyah)
Dzikir Tawakkal
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ العَرْشِ الْعَظِيمِ
Latin: Ḥasbiyallāhu lā ilāha illā huwa ‘alaihi tawakkaltu wa huwa Rabbul ‘arsyil ‘azhīm. (Dibaca 7x)
Arti: “Cukuplah Allah bagiku, tiada ilah (yang berhak disembah dengan benar) kecuali Dia, kepada-Nya aku bertawakal. Dia-lah Rabb pemilik ‘Arsy yang agung.”
Disebutkan dalam buku Dzikir Pagi dan Petang oleh Khalid Basalamah, 2021, hlm. 44), bahwa barangsiapa membaca doa tersebut pada pagi dan petang sebanyak 7 kali, niscaya Allah cukupkan baginya apa yang ia inginkan di dunia dan akhirat
Amalan setelah sholat subuh selanjutnya Rasulullah SAW bersabda bahwa membaca AlQuran di waktu fajar disaksikan oleh malaikat. Hal ini menjadi penekanan bahwa waktu membaca al-Qur’an setelah subuh menjadi amalan yang disukai Allah SWT.
Sedekah merupakan amalan yang diperintahkan oleh Allah langsung dalam Quran. Waktu yang tepat untuk bersedekah ini salah satunya di pagi hari. Baik dengan sedekah harta maupun jiwa.
Waktu setelah sholat subuh terbaik lainnya adalah dimanfaatkan untuk menuntut ilmu. Imam Syafi’i Rahimahullah menjelaskan betapa pentingnya waktu setelah sholat subuh ini untuk menghafal. Karena di waktu pagi otak belum terbebani dengan pikiran lain dan bosa fokus dengan hafalan. Sehingga penyerapan ilmu menjadi lebih maksimal. Membaca buku hingga mengikuti majelis ilmu termasuk amalan setelah sholat subuh yang dianjurkan.
Setelah sholat subuh, umat Islam dianjurkan untuk berdoa atas keberkahan di setiap aktivitas. Seorang muslim harus menahan diri dari kembali tidur dan tetap memanfaatkan waktu ini untuk berbuat baik mencari rezeki meski godaannya besar.
Seperti dijelaskan dalam buku Rahasia Keutamaan Shalat Subuh oleh Syeikh M. Nuruddin Marbu Al Makki (2006: 83), dalam riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah kesiangan melaksanakan sholat subuh saat baru selesai dari peperangan.
“Kami dibangunkan oleh panasnya matahari,” sabda Rasulullah dalam sebuah hadis.
Saat itu juga Rasulullah SAW melaksanakan shalat berjamaaah dengan para sahabat. Kendati demikian, bukan berarti kita diperbolehkan dengan sengaja menunda-nunda sholat subuh hingga matahari terbit. Namun, jika ketiduran dan bangun kesiangan, kita tetap diwajibkan sholat pada saat itu juga.
Rasulullah SAW memberikan tuntunan yang sangat bijaksana mengenai keseimbangan ibadah. Jangan sampai karena terlalu bersemangat ibadah sunnah di malam hari, kita justru terlewat atau kesiangan melakukan sholat subuh yang hukumnya wajib.
Keseimbangan amal sangat penting agar kita tidak merugi, apalagi amal wajib tetap lebih utama dari amal sunnah.
Tidur setelah subuh memiliki dampak negatif akan datangnya kemiskinan.
نَوْمَةُ الصُّبْحِ تُوْرِثُ الْفَقْرَ
“Tidur di waktu pagi itu mewariskan kemiskinan.”
Waktu pagi adalah waktu memulai aktivitas dan waktu yang didoakan Rasulullah SAW.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُوْرِهِمْ
“Ya Allah, berilah keberkahan kepada umatku di waktu pagi mereka.”
Jika menjalankan aktivitas pada waktu yang didoakan dan diberi kemudahan ini, maka kebaikan yang kita peroleh akan berlipat ganda. Tidur di waktu ini dikhawatirkan menghilangkan keberkahan tersebut.
Sumber: Liputan6