VIRAL! Truk Kopdes Angkut ‘Bibit Sawit’ Terobos Pekatnya Kabut Asap Karhutla

DEMOCRAZY.ID – Unggahan foto kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih (truk kopdes) mengangkut bibit dan tandan buah segar kelapa sawit mendadak gempar di jejaring sosial.

Armada ketahanan pangan ini menyedot perhatian publik lantaran nekat melintasi kawasan Sumatera yang sedang terendam kabut asap kebakaran hutan.

Sorotan tajam netizen tertuju pada dugaan penyimpangan fungsi kendaraan pendukung ekonomi warga desa tersebut.

Alih-alih menyokong distribusi pangan, unit operasional ini justru terlihat difungsikan demi bisnis perkebunan kelapa sawit.

Potret yang diunggah akun @ceritaselamanya memperlihatkan kontras tajam antara armada program desa dan kepungan asap kebakaran hutan.

Pemandangan janggal ini memancing kritik luas di platform Instagram maupun Facebook mengenai transparansi pengelolaan fasilitas publik.

Netizen mempertanyakan kepatuhan operasional pengurus koperasi dalam memanfaatkan fasilitas yang dibiayai negara.

Armada penguat ekonomi desa dinilai tidak seharusnya dipakai menyokong aktivitas perkebunan swasta atau individu.

“Semua program yang dia buat hanya untuk kepentingan sendiri dan kelompoknya. Semua berkesinambungan. Contoh ketika terjadi kebakaran hutan dibuat anggaran motor trail dan sumur borr . Dikira kita bodoh apa. Buat Sumur bor dan motor trail itu untuk angkut sawit ketika panen dan buat nyiram sawit. Ytta,” kata netizen.

“Pantesan kopdesnya di bangun di tempat ekstrem, jangan² buat nyimpen bibit sawit.”

Program Koperasi Desa Merah Putih sebenarnya dirancang khusus sebagai tulang punggung distribusi pangan warga.

Namun, temuan muatan bibit sawit di tengah bencana asap ini mengindikasikan adanya pergeseran prioritas di lapangan.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas instansi terkait untuk memverifikasi kepemilikan dan status resmi kendaraan tersebut.

Transparansi investigasi menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap program penguatan ekonomi desa.

Artikel terkait lainnya