DEMOCRAZY.ID – Cuaca berubah drastis saat Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Eastern Economic Forum (EEF) 2026 di Vladivostok, Kamis (3/9/2026) waktu setempat.
Menurut laporan media Rusia, Life, saat Putin memulai pidatonya dalam sesi pleno Eastern Economic Forum (EEF) 2026 cuaca di Vladivostok berubah mendadak.
Laporan media Rusia itu menyebut hujan deras tiba-tiba mengguyur lokasi acara ketika Putin mulai berbicara.
Para peserta yang berada di area terbuka pun terlihat harus membuka payung untuk melindungi diri dari hujan.
Namun, hujan tersebut tidak berlangsung lama.
“Cuaca kemudian berubah secara cepat ketika Putin melanjutkan pidatonya di hadapan para peserta forum,” tulis laporan media Rusia itu.
Momen menarik terjadi ketika Putin mulai membahas pembangunan kawasan Timur Jauh Rusia.
Awan gelap yang sebelumnya menutupi langit di sekitar kampus Far Eastern Federal University (FEFU) perlahan mulai terpecah.
Tak lama kemudian, sebuah pelangi ganda terlihat membentang di langit Vladivostok.
Fenomena tersebut langsung menarik perhatian para peserta yang berada di lokasi.
Sejumlah fotografer dan operator kamera pun mengabadikan kemunculan pelangi tersebut.
Rekaman fenomena alam itu dengan cepat menjadi perhatian dalam rangkaian pelaksanaan EEF 2026.
Sebelumnya, Putin menyambut langsung kedatangan Prabowo yang hadir sebagai tamu utama dalam Eastern Economic Forum (EEF).
Dalam pertemuan tersebut, Putin menegaskan Indonesia merupakan salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia Tenggara.
Ia juga menilai hubungan personal kedua pemimpin mencerminkan semakin strategisnya hubungan Jakarta dan Moskow.
“Kita bertemu untuk kedua kalinya tahun ini. Saya sangat senang dengan hal itu. Hubungan pribadi kita juga mencerminkan karakter strategis yang sesungguhnya dari hubungan antarkedua negara,” kata Putin dinukil dari laman resmi Kremlin.
Putin mengapresiasi kehadiran Prabowo di Vladivostok.
Menurut dia, kehadiran Presiden Indonesia dalam Forum Ekonomi Timur menjadi langkah penting untuk memperkuat hubungan kedua negara.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih karena Anda berkenan datang ke Vladivostok dan berpartisipasi sebagai tamu utama dalam Forum Ekonomi Timur,” ujar Putin.
Dalam pembicaraan tersebut, Putin menyoroti perkembangan positif hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia.
Nilai perdagangan kedua negara, kata dia, terus mengalami pertumbuhan.
Menurut Putin, perdagangan Rusia dan Indonesia pada tahun lalu tumbuh lebih dari 12 persen.
Kedua negara juga terus mengembangkan kerja sama melalui komisi bersama.
Sejumlah sektor menjadi perhatian utama Jakarta dan Moskow, mulai dari pertanian, industri perkapalan, teknologi informasi hingga energi.
“Bidang perhatian kita meliputi pertanian, pembuatan kapal, teknologi informasi, energi, termasuk energi nuklir,” kata Putin.
Putin juga menyinggung kesepakatan perdagangan bebas antara Uni Ekonomi Eurasia dan Indonesia yang telah ditandatangani.